Menu

Tak Biasa, Anggota DPRD Sulut Ini Gelar Reses Di Puskesmas

  Dibaca : 78 kali
Tak Biasa, Anggota DPRD Sulut Ini Gelar Reses Di Puskesmas
James Karinda melakukan kegiatan reses kedua tahun 2018 di Puskesmas Wawonasa kecamatan Singkil, Kota Manado (Indah)

TELEGRAFNEWS- Selain pengawasan, membentuk dan membahas peraturan daerah bersama gubernur, salah satu tugas anggota dewan yakni adalah mengadakan kegiatan reses guna menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam kegiatan reses yang kedua tahun 2018 ini James Karinda, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara Daerah Pilihan (Dapil) Manado ini memilih Tempat Pelayanan publik sebagai lokasi untuk menerima aspirasi.

Kali ini, Anggota Legislatif (Aleg) yang membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat ini melakukan reses di Puskesmas, tepatnya di Puskesmas Wawonasa yang terletak di lingkungan 1, Kelurahan Karame Kecamatan Singkil Manado.

James Karinda mengatakan dirinya melakukan reses di tempat pelayanan publik seperti puskesmas agar dapat langsung menyerap aspirasi pasien hingga tenaga medis yang ada.

“Saya memilih mengadakan kegiatan di puskesmas agar aspirasi dari tenaga kesehatan disini yakni suster, dokter, kader kesehatan hingga pasien bisa menyalurkan aspirasi mereka sehingga keluhan-keluhan bisa saya tampung dan akan diteruskan kepada instansi terkait sampai kepada kepala daerah hingga kementrian,” kata James Karinda menjelaskan tujuannya.

Sebelum menerima aspirasi masyarakat, tenaga medis sampai pasien yang hadir, Karinda menjelaskan secara singkat tugas-tugas sebagai wakil Rakyat.

Camat Singkil, Mursid Pangalima yang turut menghadiri kegiatan reses memberikan apresiasi kepada Anggota Legislatif utusan Partai Demokrat ini.

“Saya memberikan apresiasi kepada Bapak James Karinda, karena selama saya bertugas belum mendapati Aleg yang mengadakan reses di tempat pelayanan publik seperti ini,” kata Camat Singkil Mursid Pangalima

Pangalima juga menambahkan tempat pelayanan publik seringkali dilupakan serta aspirasi yang diserap oleh anggota legislatif kali ini merupakan cerminan dari pelayanan publik yang lain.

Adapun yang menjadi aspirasi dari masyarakat yang hadir terutama dari tenaga honorer dan dokter yang ada di Puskesmas Wawonasa yakni, mengeluhkan gaji yang tidak tepat waktu, tunjangan makan-minum sampai tunjangan berisiko tinggi.

“Sebagai tenaga medis, kami mengharapkan agar mendapat perhatian dari pemerintah untuk mendapatkan tunjangan berisiko tinggi, karena kami selalu berhadapan dengan orang-orang yang sakit apalagi jika sakit yang menular,’ kata dokter Neny.

Dokter Neny juga mengatakan bahwa di Puskesmas Wawonasa sudah ada 10 orang pasien Tuberculosis (TBC) yang resisten obat. (Indah)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional