Menu

Tiga Hari Dibuka, KPU Sulut Belum Terima Pendaftaran Balon Legislatif

  Dibaca : 61 kali
Tiga Hari Dibuka, KPU Sulut Belum Terima Pendaftaran Balon Legislatif
Ardiles Mewoh, Ketua KPU Sulut. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Tahapan pengajuan bakal calon legislatif pada pemilihan umum (Pemilu) 2019, resmi dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak tanggal 4 Juli 2018. Sayangnya, sudah tiga hari belum ada partai yang datang melakukan pendaftaran.

“Hari ini, sudah hari ketiga ya dan sampai saat ini belum ada partai politik (Parpol) mengajukan bakal calon anggota DPRD. Kami tetap membuka layanan pada sabtu dan minggu, untuk Parpol mengajukan bakal calon,” kata Ketua KPU Provinsi Sulut Ardiles Mewoh saat ditemui diruangannya, Jumat (6/7) 2018.

Belum adanya partai yang datang mendaftar, dosen Fisip Unsrat ini, menghimbau kepada Pimpinan Parpol agar segera menyelesaikan pendaftaran.

“Itu yang kami harapkan, memang teman-teman pimpinan Parpol segera menyelesaikan, memfinalisasi semua daftar calon termasuk persyaratan-persyaratannya, segera saja disampaikan kepada kami dan tidak menunggu dihari-hari terakhir agar jika ada kekurangan dapat segera diperbaiki,” harap Mewoh.

Sesuai jadwal yang sudah ditentukan KPU, khusu pengajuan bakal calon anggota legislatif, itu memang masih ada sepekan lagi hingga tanggal 17 Juli pada pukul 24.00 WITA, sebagai batas akhir pendaftaran.

“Kita pastikan sesuai dengan tahapan kita yang mana kami terima pengajuan mulai tanggal 4-17 Juli 2018 setelah itu baru kami verifikasi sesuai peraturan KPU tentang tahapan baru kemudian kita sampaikan kembali apabila ada kekurangan,” jelas Mewoh.

Disinggung soal Balon yang pernah tersandung kasus hukum, Mewoh mengatakan bahwa partai yang akan mengajukan calon akan menandatangani formulir pakta integritas.

“Dalam peraturan KPU nomor 20 saya kira itu sudah sangat jelas, yang mana partai politik yang akan mengajukan calonnya, mereka akan menandatangani formulir pakta integritas pernyataan yang isinya tidak akan menyertakan bakal calon yang berstatus mantan terpidana korupsi, pelecehan seksual terhadap anak dan bandar narkoba,” jelasnya.

Mengenai pendaftararn balon legislatif, Mewoh menguraikan bahwa KPU Sulut membutuhkan partisipasi dari masyarakat, dan itu dintujukan lewat kotak tanggapan masyarakat yang dibuka KPU.

“Sulit bagi KPU memastikan secara keseluruhan daftar calon ini, kita butuh sekali partisipasi dari masyarakat untuk melaporkan, kita akan sosialisasi secara luas dan tanggapan bisa disampaikan kepada kami bisa langsung diantar ataupun lewat email, setelah itu baru kami serahkan kepada partai untuk diklarifikasi,” pungkasnya. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional