Menu

Parengkuan Imbau Pemilik Resto Terapkan Pajak Rumah Makan

  Dibaca : 36 kali
Parengkuan Imbau Pemilik Resto Terapkan Pajak Rumah Makan
Kepala Badan Keuangan Minut Robby Parengkuan SH. (telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Pemilik rumah makan/restoran di Minahasa Utara (Minut), terus diimbau menerapkan pajak kepada para pengunjung, tujuannya guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Keuangan Robby Parengkuan, akhir pekan lalu. Menurutnya, pajak restoran/rumah makan tidak diambil atau dibebankan kepada pemilik restoran.

“Pajak itu dibebankan kepada pengunjung. Dimana mereka dikenakan pajak 10 persen dari nilai transaksi atau pembelian makanan-minuman dari omzet penjualan mereka, sehingga disini peran pemilik restoran untuk menarik pembayaran pajak 10 persen kepada pengunjung,” katanya.

Dibeberapa kota di Sulut, lanjut Parengkuan, pjak restoran/rumah makan memang sudah lama diterapkan dan dulunya dikenal dengan pajak pembangunan satu (PB1).

“Seperti Kota Manado, para konsumen sudah dibebankan dengan pajak rumah makan/restoran. Dan tak ada yang protes. Oleh sebab itu, rumah makan/restoran di Minut perlu untuk menerapkan hal seperti yang diterapkan di Manado, tentunya dengan sosialisasi terlebih dahulu, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pemilik restoran dan pengunjung,” terang Parengkuan.

Hasil pajak yang terkumpul, sekiranya sangat membantu pembangunan sarana dan prasarana di Minut. Dimana pajak-pajak yang diperoleh akan diretribusi kembali dalam bentuk pembangunan fisik yang dinikmati oleh masyarakat sendiri.

“Misalnya pembuatan jalan baru atau pencetakan lahan sawah baru. Sekiranya juga petugas yang membidangi penagihan pajak ini, langsung jemput bola ke lapangan, agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah bisa terealisasi,” tandasnya. (man/redaksi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional