Menu

Eni Maulani Saragih, Ahli Migas Golkar yang Di-OTT KPK

  Dibaca : 47 kali
Eni Maulani Saragih, Ahli Migas Golkar yang Di-OTT KPK
Eni Maulani Saragih anggota komisi VII DPR RI. (Foto: Wiki DPR)

TELEGRAFNEWS- KPK menangkap Anggota DPR Eni Maulani Saragih terkait dugaan kasus korupsi. Eni Saragih merupakan politikus Partai Golkar yang sebetulnya selalu memperjuangkan hak rakyat untuk mendapatkan listrik.

Dalam Pileg 2014, Eni mewakili Dapil X Jawa Timur, meliputi Lamongan, dan Gresik. Namun, ia sendiri tinggal di Larangan Indah, Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Eni saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi energi sumber daya mineral dan lingkungan hidup. Sementara di Golkar, Eni menjabat sebagai Ketua Bidang Energi dan Energi Terbarukan. Eni selama ini memang ahli dalam bidang perminyakan dan gas (migas).

Di DPR, Eni kerap menyuarakan listrik untuk rakyat. Bahkan, Eni pernah meminta pemerintah dan PLN mengevaluasi penerapan kenaikan tarif listrik untuk golongan miskin 900 VA.

Menurutnya, penerapan subsidi untuk golongan 900 VA di lapangan tidak tepat sasaran. Banyak masyarakat miskin yang pada akhirnya tak mendapatkan subsidi pemerintah. Padahal negara telah mengalokasikan anggaran subsidi listrik untuk golongan lemah

Selain itu, Eni juga kerap mengkritik langkah pemerintah memperpanjang izin ekspor konsentrat kepada PT Freeport Indonesia Bagi Eni, sikap pemerintah itu sangat mengagetkan banyak pihak.

Sebab, kewajiban PT Freeport selama ini belum direalisasikan dari janji yang ada, termasuk kewajiban pembangunan smelter, tetapi pemerintah kemudian justru memberikan kemudahan izin ekspor di Indonesia.

Sebelum terjun ke dunia poltik, Eni aktif di sejumlah organisasi kepemudaan hingga kemasyarakatan. Mulai dari menjabat Bendahara Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, dan terlibat dalam Departemen Pengabdian Masyarakat Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).

Lulusan S2 Universitas Trisakti itu menikah dengan Muhammad Al Khadziq. Al Khadziq merupakan mantan wartawan Yogya Pos. Suami Eni itu ikut dalam Pilkada Kabupaten Temanggung 2018 dengan berpasangan bersama Heri Ibnu Wibowo.

Hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara KPU Kabupaten Temanggung, Rabu (4/7), menyatakan paslon yang diusung Gerindra, PPP, Golkar, dan PAN itu berhasil memenangkan Pilkada Kabupaten Temanggung dengan mengantongi 258.734 suara.

Eni ditangkap KPK pada Jumat (13/7) 2018 sore usai menghadiri acara di kediaman Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu, KPK juga menangkap 8 orang lainnya. KPK juga turut menyita uang Rp 500 juta.(rds)

sumber: kumparan

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional