Menu

Mengendap 3 Tahun di Bank Sulut, Kejari Minut Sita 700 Juta Dana PNPM Liktim

  Dibaca : 877 kali
Mengendap 3 Tahun di Bank Sulut, Kejari Minut Sita 700 Juta Dana PNPM Liktim
Kejaksaan Negeri Minut saat menunjukan uang hasil sitaan terkait program PNPM 2008-2015. (FOTO:TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Uang negara berbandrol Rp794.502.081 yang mengendap direkening Bank Sulut, berhasil diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara. Dana segar ratusan juta rupiah itu, merupakan anggaran sisa yang berasal dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, tahun 2008-2014 di Kecamatan Likupang Timur (Liktim).

Pengamanan dana negara itu, berasal dari informasi masyarakat, kemudian dilakukan pengembangan dan hasilnya uang tersebut langsung diamankan, tim Kejaksaan dari rekening atas nama Novita Makapeti, Senin (4/6) 2018, sore tadi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minut, Rustiningsih SH MSi, didampingi Kasi Pidsus A Silitonga dan Kepala Inspektorat Umbase Mayuntu, menguraikan, proses pemeriksaan terhadap persoalan ini berdasarkan surat perintah penyidikan nomor PRINT-03/R.1.16/Fd.1/05/2018 tertanggal 31 Mei.

“Tim kemudian turun lapangan, beberapa orang diperiksa. Diantaranya eks pengurus PNPM dana simpan pinjam perempuan MPD kepengurusan 2008-2014 serta Camat Likupang Timur. Hasilnya, ditemukan fakta bahwa program PNPM sudah berakhir sejak 2015,” beber Rustiningsih.

Sebelum temuan itu terungkap, lanjut Rustiningsih, ada beberapa pengurus berupaya untuk mencoba mengalihkan dana PNPM untuk digunakan ke program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Liktim. Namun sesuai aturan, PNPM sudah berakhir sejak 31 Juli 2015, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Desa PDTT bernomor 134/DPPMD/VII/2015.

“Dana ini merupakan dana mengendap yang tersimpan di rekening Bank Sulut nomor 034.02.11.000664-2 atas nama SPP MP LIKTIM/Novita Makapeti, dan sudah disimpan sejak Juli 2015 hingga saat ini,” katanya lagi.

Tujuan penyidikan terhadap persoalan ini, sebagai bentuk antisipasi sekaligus pengamanan dana eks PNPM 2008-2014, terhadap tindakan penyalahgunaan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

“Memang ada rencana pengalihan dana PNPM yang mengendap ini, namun langsung diantisipasi. Kita amankan, sebab proses pengalihan tidak memiliki payung hukum jelas sehingga berpotensi terjadi penyalahgunaan uang negara,” tandasnya lagi.

Disentil apakah sudah ada tersangka yang ditetapkan, terkait dugaan pengendapan dana negara ratusan juta tersebut? Rustiningsih, belum bisa memastikan, sebab kasusnya masih dalam pengembangan dan proses pemeriksaan terus dilakukan.

“Dari pemeriksaan awal belum ditemukan, sudah ada tiga orang diperiksa. Kasusnya masih terus dikembangkanm, jika nantinya ada temuan penyalahgunaan tentunya tersangka langsung ditetapkan,” tandasnya. (man/redaksi)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional