Menu

Gelaran Piala Dunia 2018, Kawasan Prostitusi di Rusia Ditutup

  Dibaca : 83 kali
Gelaran Piala Dunia 2018, Kawasan Prostitusi di Rusia Ditutup
Aktivitas prostitusi di Rusia dilarang selama hajatan Pilada Dunia 2018. (FOTO:Ilustrasi)

TELEGRAFNEWS – Hajatan akbar Piala Dunia sejak 14 Juni – 15 Juli 2018, lokalisasi (kawasan prostitusi) alias rumah bordir di Rusia, bakal ditutup pengoperasiannya.

Larangan pengoperasian rumah bordil itu, disampaikan langsung Kepolisian Rusia. Di mana, 11 kota yang menjadi lokasi diselenggarakannya pertandingan pada helatan Piala Dunia ke-21 ini, tidak diizinkan beroperasi.

Soal larangan itu, organisasi pekerja seks di Rusia, Silver Rose, menguraikan, mustahil bagi para pekerja seks komersial untuk beraktivitas secara ilegal. Meskipun ada banyak keuntungan yang bisa didapat terutama dari para suporter negara peserta Piala Dunia 2018.

“Kebanyakan rumah bordil hanya ditutup karena peringatan dari polisi. Mereka yang tetap buka akan menanggung risikonya sendiri,” kata Direktur Silver Rose Irina Maslova dikutip dari AFP dan dilansir dari CNNIndonesia, Minggu (10/6) 2018.

Walau begitu, lanjut Maslova, dirinya tak membantah kalau nanti ada saja lokasi prostitusi yang buka dan bekerja secara ilegal. Kata Maslova, yang memiliki anggota pekerja seks tersebar lebih dari 40 kota di Rusia, kalaupun ada rumah bordil yang buka itu karena mendapat perlindungan dan membayar pajak.

“Pekerja seks komersial (PSK) di Rusia, memang diklaim menjadi daya tarik suporter negara peserta Piala Dunia 2018,” bebernya.

Hanya saja, resiko atas perbuatan, membuka kawasan prostitusi secara ilegal dinilai sangat besar, sebab Rusia saat ini sedang berusaha membangun citra baik selama hajatan Piala Dunia 2018.

“Semua lembaga negara dan semua yang terkait dengan mereka akan menentang keras dengan apa yang disebut pelanggaran hukum dan elemen yang tidak diinginkan,” Maslova melanjutkan.

Maslova, mencoba mengingat moment-moment tatkala Rusai menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014. Pada saat itu polisi memberlakukan denda begitu besar ke PSK, ada beberapa dari mereka di penjara akibat melanggar.

Maslova juga sempat ditahan sekira 48 jam, peristiwanya terjadi saat operasi jelang peringatan 300 tahunSaint Petersburg pada tahun 2003. (redaksi/cnn)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional