Menu

Teror Bom Tiga Gereja, LUNTUNGAN : Kami Tidak Takut!

  Dibaca : 625 kali
Teror Bom Tiga Gereja, LUNTUNGAN : Kami Tidak Takut!
William Luntungan pengurus Panji Joshua, Minut. (FOTO:Ist)

TELEGRAFNEWS — ‘Duka Indonesia, duka kita’ sebagai bentuk keperihatinan terhadap aksi teror lewat peledakan bom tiga gereja, di Surabaya, Minggu (13/5) 2018 pagi. Insiden teror yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab, membawa duka mendalam di negeri ini.

Sebanyak 40 orang dikabarkan mengalami luka-luka, bahkan sudah 9 orang termasuk pelaku bom bunuh diri, dinyatakan meninggal dunia.

Atas insiden berdarah ini, aktivis Minahasa Utara (Minut), Sulut, William Luntungan,  mengecam keras tindakan tak beradab  tersebut. Menurut Luntungan, aksi terorisme di gereja merupakan perbuatan yang biadab karena menelan korban yang tidak tahu apa-apa. Terorisme harus ditumpas, dan dihanguskan dari bumi pertiwi Indonesia.

“Teror bom tiga gereja, bentuk kelalaian Negara dalam memberikan rasa aman dan kenyamannan dalam melaksanakan ibadah,” kecamnya.

Menghindari hal yang tak diinginkan ke depan, Luntungan yang juga pengurus panji Joshua, Sulut ini, mendesak pemerintah dalam hal ini aparat terkait secepatnya bertindak dan menangkap dalang di balik serangan tersebut.

“Kami berharap pemerintah bisa secepatnya menangani persoalan ini, untuk warga terutama umat Kristiani, sekiranya tidak terpancing atas insiden teror gereja yang terjadi di Surabaya. Warga Sulut khususnya Minut, mari sama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban teror dan mendukung langkah aparat kepolisian menuntaskan peristiwa teror di negeri ini. Jaga kondusifitas dan tetap kedepankan toleransi, sebab semua agama mengajarkan kebaikan. Peristiwa bom gereja adalah ulah oknum tak bertanggungjawab,” seru Luntungan. (man/redaksi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional