Menu

Sehari, BNN Sulut Tangkap Tiga Pengguna Narkotika di Tondano dan Tomohon

  Dibaca : 174 kali
Sehari, BNN Sulut Tangkap Tiga Pengguna Narkotika di Tondano dan Tomohon
Tim BNN Sulut dalam konfrensi pers menunjukan barang bukti dan pekaku pengguna Narkoba. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS — Tiga pelaku pengguna narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di wilayah Minahasa, dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Utara. Penangkapan terhadap ketiga pelaku di wilayah berbeda, dibeber BNN lewat konfrensi pers, Senin (14/5) 2018.

Kepala BNN Charles Ngili, memaparkan, selain mengamankan tiga pelaku yakni DI alias Dedy, warga Urongo, Lingkungan III, Tondano, IW alias Indy  dan MSR alias Syam, juga diamankan barang bukti berupa dua paket Narkoba golongan I bukan tanaman Shabu.

Penangkapan bermula, Selasa 1 Mei, sekira pukul 14.00 WITA, tim BNN bergerak menuju Kelurahan Tounkuramber, Tondano Barat.  Tepat di samping gereja GPDI pusat, kompleks lapangan Sam Ratulangi, DI alias Dedy diamankan.

“Di situ, team berantas BNNP dipimpin Kabid pemberantasan AKBP Jhon Thenu, SH, melakukan penggeledahan. Hasilnya, Dedy diamankan bersama babuk satu paket kecil yang disimpan dalam plastic berbungkus kapas dan dilakban warna merah,” bebernya.

Pengembann dilakukan, beberapa jam kemudian, sekira pukul 19.30 WITA, lewat informasi Dedy, koleganya beranam Indy  juga diamankan bersama babuk satu paket shabu dan dalam proses di Polres Minahasa.  Selang dua jam , tepat pukul 21.00 WITA,  lewat penuturan Indy, tim BNN akhirnya mengamankan pelaku Syam. Dia ditangkap di jalan Pinasungkulan, Kelurahan Talete II, bersama satu paket Narkoba jenis shabu sebanyak 1 paket kecil, disimpan dalam pembungkus bekas rokok surya.

“Total barang bukti, berupa 2 paket narkotika gol I bukan tanaman jenis shabu dengan berat kotor, kurang lebih 2, 64 gram dan berat bersih kurang lebih 0, 63 gram. Ada juga babuk non narkoba, berupa 1 unit HP Advan type S4i warna hitam, 1 unit HP nokia Type RM-961 warnah hitam, 1 unit HP nokia model 1650 RM-305 warna putih,” bebernya lebih lanjut.

Akibat perbuatan penggunaan Narkoba, ketiga pelaku yang diamankan di wilayah berbeda itu, dalam proses penyidikan guna mengusut penuntasan kasus penggunaan dan penyebaran Narkoba.

“Yah, ketiganya dikenakan pasal pasal 112 Undang-Undang Psikotorpika, kurungan penjara paling lama 4 tahun atau denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 milyar,” pungkasnya. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional