by

Ikut Belangsungkawa, Warga Talaud Suport Polri dan TNI Berantas Teroris

-Nusa Utara-109 views

TELEGRAFNEWS — Wujud belasungkawa terhadap korban tindakan teroris yang meneror negeri ini,  seperti di Mako Brimob Depok, Surabaya, Sidoarjo dan Riau, digaungkan masyarakat perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tepatnya di Kabupapaten Talaud, Sulut.

Bentuk keprihatinan ke korban dan pengecaman terhadap tindakan teroris, dilakukan lewat pembubuhan nama dan tanda tangan, pada baliho ucapan bela sungkawa di foto korban yang terpajang di perempatan pendopon, Kota Melonguane, Talaud, Rabu (16/5) 2018.

Salah seorang warga, bernama  Pemberian, dibincangi Telegrafnews, menguraikan, masyarakat begitu berduka termasuk kami di Talaud atas peristiwa tewasny enam anggota Polri dan masyarakat sipil atas perbuatan teroris.

“Selaku masyarakat, saya turut berduka atas 6 anggota Polri yang tewas di Mako Brimob akibat aksi teroris, dan masyarakat sipil yang menjadi korban teroris,” kata Pemberian.

Warga Desa Pulutan, Kecamatan Pulutan itu, juga mendukung penuh upaya untuk pemberantasan terorisme. Dia mensuport Polri- TNI, bertindak tegas membasmi dan menangkal teroris, khususnya di Kepulauan Talaud.

“Belum habis duka atas kejadian di Mako Brimob, di Surabaya, di Sidoarjo, kita kembali berduka dengan penyerangan Mapolda Riau oleh komplotan teroris. Tetapi kita jangan takut. Negara, melalui Polri dan TNI harus tetap kuat dan tegas untuk memberantas para teroris itu,” tegasnya.

Selain di Perempat Pendopo Melonguane, baliho belangsungkawa juga dipasang di kompleks Pelabuhan Speedboat Melonguane, serta di sejumlah titik lain yang tersebar di sejumlah Polsek.

Terkait pencegahan teroris di Kepulauan Talaud, Kapolres AKBP M. Denny I. Situmorang, SIK, mengatakan, Polres terus meningkatkan pengamanan dengan menerapkan berbagai strategi dalam lintas koordinasi dengan TNI, jajaran terkait, juga masyarakat.

“Strategi pengamanan di Kepulauan Talaud yaitu secara eksternal dan internal, dengan menempatkan personil di tempat-tempat startegis antara lain tempat ibadah. Selain itu juga dilakukan upaya deteksi dini dan deteksi aksi dari pelaksanaan lidik intel di lapangan,” ujarnya. (rey atapunang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed