Menu

Tunjang Ekonomi Kota Bitung, BEI dan PKK Canangkan Masyarakat Nabung Saham

  Dibaca : 74 kali
Tunjang Ekonomi Kota Bitung, BEI dan PKK Canangkan Masyarakat Nabung Saham
Wali Kota Bitung dan tim BEI Sulut, lakukan penandatanganan piagam kerja sama terkait pendirian galeri investasi di Kecamatan Maesa. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Target Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas inkluasi pasar modal melalui perangkat pemerintahan, di daerah terjawab sudah. Melalui progam masyarakat nabung saham  saham, BEI Sulut bersama pemerintah Kecamatan Maesa, Kota Bitung dan tim penggerak PKK, melakukan pencanangan, Rabu (25/4) 2018.

Pencanangan masyarakat nabung saham, merupakan bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan di Kota Bitung, serta mengajak warga di delapan desa/kelurahan, mulai mempersiapkan masa depan. Inisiatif program ini, lahir dari kepedulian istri wali kota Bitung Khouni Lomban-Rawung, dalam memberikan pengetahuan dan keinginan bagi anggootanya dan masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.

Sebelumnya, kantor Perwakilan BEI Sulut bersama dengan MNC Sekuritas cabang Manado, sejak Februari 2018 telah melakukan 15 kegiatan edukasi di setiap desa/kelurahan yang tersebar di Kecamatan Maesa sebagai langkah awal mensosialisasikan program ini.

“Selama ini kita tahu, rata-rata galeri investasi di kampus, sebenarnya sejak akhir tahun lalu bursa juga mulai bergerak di luar kampus. Seperti kita resmikan galeri di pasar, hotel, emiten, kafe dan hari ini ada 2 di PKK dan kantor kecamatan Maesa Bitung. Sebelimnua, pada Februari lalu, proses edukasi sudah dilakukan di,” ujar Direktur BEI Sulut, Nicky Hogan.

Direktur BEI Nicky Hogan memberikan cinderamata kepada Wali Kota Bitung Max J. Lomban. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

Setelah ini, BEI Sulut bersama MNC sekuritas Manado, akan menuntaskan 10 kegiatan edukasi hingga Juni, mendatang. Guna mencapai target 300 investor. Galeri masyarakat nabung saham di Kecamatan Maesa, merupakan pertama yang ada di Indonesia, ini adalah Sejarah untuk kota Bitung.
Galeri Investasi BEI ini, menjadi galeri investasi non kampus kelima dan keenam di 2018,” urainya lebih jauh.

Di Sulut, pertumbuhan pasar modal cukup menjanjikan. Per tanggal 31 Maret 2018, jumlah investor menembus 7.038 single investor identification (SID) dan 7.732 Sub Rekening Efek (SRE).

Dari angka itu, BEI secara nasional telah memiliki 368 galeri investasi. Rinciannya, sebanyak 359 Galeri Investasi BEI Kampus di 344 perguruan tinggi, dan enam galeri Investaai BEI Non Kampus, dua galeri Investasi BEI di pasar tradisional dan 1 galeri investasi BEI Emiten.

“Menunjang semua itu, BEI juga memberikan bantuan pendidikan berupa 800 tas sekolah kepada siswa-siswi sekolah dasar di Kota Bitung. Sumbangan ini sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat,” tutupnya. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional