Menu

Fokus Bangun Fisik, Dinas Dikda ‘Diserang’ Pansus LKPJ DPRD Sulut

  Dibaca : 64 kali
Fokus Bangun Fisik, Dinas Dikda ‘Diserang’ Pansus LKPJ DPRD Sulut
Suasana rapat Pansus di DPRD Sulut terkait LKPJ Gubernur Sulut. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Grace Punuh ‘diserang’ selama berjam-jam pada Rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulut tahun 2017, di DPRD, Senin (9/4) 2018

Kritik paling menohok diberikan anggota panitia khusus (Pansus) James Tuuk kepada Dinas Dikda. Menurut Tuuk, pembangunan pendidikan di Sulut hanya terfokus pada fisik bukan pada manusia.

“Saya mencatat pendidikan di Sulut hanya fokus pada pembangunan fisik bukan pada pembangunan karakternya. Bayangkan, tingkat akreditasi kita ada di peringkat ke-28 tingkat Nasional, ini fakta,” kritiknya.

Ia mengharapkan agar tingkat akreditasi Sulut bisa ke peringkat ke-3 seperti beberapa tahun yang lalu.

Senada disampaikan James Karinda. Kata politisi Demokrat ini, Dinas Dikda tidak ada koordinasi dengan Pihak PLN, terutama menyangkut kesiapan pelaksanaan ujian nasional menggunakan sistem komputerisasi.

“Hari ini mulai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan ada daerah yang listriknya mati, diharapkan Kepala Dinas harus ada koordinasi dengan instansi-instansi terkait agar kendala seperti itu tidak ada,” kata Karinda.

Berbeda lagi dengan Anggota Legislatif Boy Tumiwa, dirinya meminta agar Dinas Dikda dapat memasukan data nama-nama penerima Beasiswa.

Pansus dipimpin Ketua Pansus Ferdinand Mewengkang, Sekretaris Pansus James Karinda, dan anggota James tuuk, Felly Runtuwene, Boy Tumiwa, Fanny Legoh, Meiva Lintang, Ayub Ali, Decky Palinggi, Billy Lombok, Herry Tombeng, Teddy Kumaat. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional