Menu

Diincar Turis Asing, Liang Tembo ‘Goa Tengkorak’, Objek Wisata Bersejarah di Sitaro

  Dibaca : 217 kali
Diincar Turis Asing, Liang Tembo ‘Goa Tengkorak’, Objek Wisata Bersejarah di Sitaro
Susuanan 12 tengkorak yang merupakan Dotu (tetua adaat) masyarakat lokal, menjadikan objek wsata Liang Tembo di Kabupaten Sitaro, diincar turis asing. (FOTO:Edwin/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Sebagai daerah pemekaran dari Sangihe, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulut, tak hanya dikenal lewat kualitas rempah-rempah terutama buah Pala dan potensi sumber daya lautnya.

Namun daerah yang kini dipimpin Tonny Supit, memiliki potensi sumber daya pariwisata luar biasa serta kaya akan nilai-nilai sejarahnya. Satu diantaranya adalah Objek Wisata LIANG TEMBO.

Oleh masyarakat, Liang Tembo diartikan sebagai goa tengkorak. Liang Tembo berada di Dusun Tanganga, Kampung Tanaki, kecamatan Siau Barat Selatan. Akes menuju daerah ini dari Manado maupun pusat Kota Kabupaten Sitaro, ditempuh tak cukup lama.

Kawasan wisata ini, memiliki sejarah sangat menarik, sebab di Liang Tembo (goa tengkorak) oleh masyarakat setempat, cukup keramat dan memiliki kekuatan mistik, di dalamnya terdapat 12 tengkorak manusia yang tersusun indah.

Menurut warga lokal, keduabelas tengkorak ini adalah kakak beradik yang merupakan Dotu (tetua adat) di Dusun Tanganga, Kampung Tanaki ini. Menariknya, semua dari mereka ini ada seorang perempuan terkenal akan keberaniannya. Bernama Dorongdasi dan karena keberaniannya nama Dorongdasi menjadi nama sebuah tarian lokal Sitaro.

“Liang Tembo dalam beberapa pekan terakhir menjadi pusat perhatian pelancong asing. Akhir-akhir ini, Liang Tembo ramai dikunjungi para wisatawan asing. Bakhan juga warga Sitaro hampir setiap hari datang di tempat ini” ucap Jokman Harani, warga setempat diwawancarai TelegrafNews, Kamis (12/4) 2018.

Cerita lainnya dari legenda Liang Tembo, konon karena kesakaktian mereka, walaupun sudah menjadi tengkorak, bisa digunakan untuk mengusir musuh pada waktu itu (Bangsa Mangindao) yang menjarah dan merusak hasil pertanian masyarakat setempat.

Wisatawan asing asal Jerman, Heiko M Schauer, saat di wawancarai di lokasi Liang Tembo, mengaku sangat senang bisa berada di tempat ini, karena memang sangat menarik dan unik. Apalagi ketika berada di dekat tengkorak rasanya agak lain tapi menyenangkan.

“Saya sangat senang dan puas sekali sampai di sini. Bisa melihat langsung dan merasakan seperti apa rasanya berada di Liang Tembo ini. Intinya saya puas sekali apalagi bisa berfoto-foto di tempat ini,” ucapnya menggunakan bahasa Indonesia. (edwin bawole)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional