Menu

BI Buka Kas Titipan di Talaud, Tunjang Perputaran Ekonomi Perbatasan

  Dibaca : 68 kali
BI Buka Kas Titipan di Talaud, Tunjang Perputaran Ekonomi Perbatasan
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut Buwono Budi Santoso memberikan cendera mata kepada Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange. (FOTO:Rey/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange menghadiri peresmian kas titipan Bank Indonesia (BI) di Melonguane. Peresmian penyedian uang milik BI yang dititipkan ke Bank SulutGo Melonguane oleh Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sulut Buwono Budi Santoso, mendapat apresiasi positif oleh pemerintah daerah.

“Kehadiran kas titipan ini sangat-sangat membantu kami, terutama dalam hal perputaran ekonomi di perbatasan,” kata Tuange, dalam sambutan Selasa (10/4) 2018.

Tuange menuturkan, pemerintah daerah dan pelaku usaha juga masyarakat di Kepulauan Talaud sering mengalami masalah kurangnya persedian uang rupiah di bank. Terutama pada Juli hingga Desember, dimana aktivitas ekonominya terbilang tinggi. Namun dengan adanya Kas Titipan BI, dirinya yakin masalah tersebut bisa teratasi.

“Sekarang sudah ada solusi yang tepat dan benar benar jitu. Tanpa diminta ternyata Pak Budi dan jajaran mengetahui jeritan kami,” ungkap Tuange.

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Buwono Budi Santoso (ketujuh dari kiri) bersama Plt Bupati Petrus Simon Tuange, Kepala Bank SulutGo Melonguane Oske Kaligis,(FOTO:Rey/TelegrafNews)

Diketahui, sejak 2015 BI telah merencanakan meningkatkan jumlah kas titipan di seluruh Indonesia, diberi nama Centralized Cash Network Planning (CCNP).

Kas titipan di Melonguane merupakan yang ke-103 di seluruh Indonesia atau ke-6 di Sulut dan Gorontalo. Kegiatan itu diawali penandatanganan perjanjian pengelolaan pada 20 November 2017, dan telah beroperasi selama 4 bulan.

Dengan adanya kas titipan di Melonguane, maka bank di Kepulauan Talaud memiliki ketersediaan uang yang layak edar untuk memenuhi kebutuhan asabahnya, dan memiliki akses lebih cepat untuk mendapatkan Uang Layak Edar (ULE) dan Uang Hasil Cetak Sempurna (HCS).

Selain itu, kas titipan juga akan memenuhi kebutuhan masyarakat akan Uang Layak Edar (clean money policy). Meningkatkan pengelolaan kas yang efisiensi, aman, juga optimalisasi kas di perbankan, kas titipan membuat biaya cash handling bagi perbankan di Kepulauan Talaud semakin efisien, karena tidak perlu lagi melakukan remise ke kantor cabang yang ada di Manado atau Tahuna, serta meningkatkan dan memperlancar transaksi ekonomi di Kepulauan Talaud. (rey atapunang)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional