Menu

Reagen Menegur Karena Membuat Keributan, Malah Ini Yang Terjadi!

  Dibaca : 303 kali
Reagen Menegur Karena Membuat Keributan, Malah Ini Yang Terjadi!
Kifli alias Kimpo pelaku penikaman usai diamankan polisi. (FOTO:Devon/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Kasus kenakalan remaja tidak pernah tuntas di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, lebih khusus daerah Tombatu Timur. Hal ini seperti yang terjadi, pada Minggu (4/2) 2018, sesaat setelah  usai acara pesta syukuran ulang tahun di Desa Molompar.

Dari informasi yang diperoleh, usai acara pesta itu terjadi keributan di luar lokasi acara, dimana ada seorang pemuda yang akhirnya di ketahui berna,a Kifly Alias Kimpo (17), warga Desa Molompar Atas, Jaga 4, Kecamatan Tombatu Timur, telah menikam korban Reagen Kawulusan (36), warga Desa Molompar, Jaga III Kecamatan Tombatu Timur, dengan menggunakan barang tajam berupa kikis / alat tajam pisau.

Usai menikam korban, tersangka Kimpo langsung melarikan diri namun atas laporan warga dan kesigapan petugas Mapolsek Tombatu, tersangka bisa diamankan pada Senin (5/2) Sekitar pukul (16.00) WITA. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan di rumahnya dan langsung digelandang ke Mapolsek.

Dari hasil interogasi diperoleh keterangan, tersangka mengakui kalau dirinya telah nekat menikam korban karena sudah dipengaruhi minuman keras (Miras).

“Kita so mabuk (Saya sudah mabuk) lalu korban menegur, karena sudah berteriak-berteriak dikompleksnya hingga masyarakat terbangun, makanya saya langsung menikamnya,” ujar Kimpo dihadapan penyidik.

Kapolsek Tombatu IPTU Wensy Saerang, dikonfirmasi membenarkan adanya kasus ini. Dan mengakui kalau pelaku penikaman telah ditangkap.

“Tersangka sudah kami tahan dan akan kami proses sesuai undang-undang, harapannya jika terjadi hal serupa agar dapat segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” ujar Saerang. (devon pondaag)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional