Menu

Listrik Kerap Padam, Warga KOLTEM Tulis ‘Surat Cinta’ di Medsos Buat PLN

  Dibaca : 147 kali
Listrik Kerap Padam, Warga KOLTEM Tulis ‘Surat Cinta’ di Medsos Buat PLN
Kritikan warga terhadap pelayanan PLN yang diposting lewat akun Facebook. (FOTO:Istimewa)

TELEGRAFNEWS – Pemadaman listrik berulang-ulang dan tanpa alasan yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Suluttenggo, membuat kesal pelanggan, terutama di Minahasa Utara.

Peristiwa pemadaman tanpa sebab itu, dialami warga jaga IV-V Perumahan Puskopad-Daan Mogot, Desa Kolongan Tetempangan (Koltem), Kecamatan Kalawat.

Kejadian yang terjadi sudah bertahun-tahun, membuat warga tak tahan dengan pemadaman tak jelas, mereka akhirnya angkat suara melalui tulisan ‘Surat Cinta’ lewat media sosial Facebook yang ditujukan kepada PLN.

Ungkapan kekesalan itu, dikisahkan Ronald Marsiano Wowiling,lewat akun FB nya, Minggu (18/2) 2018. Begini tulisan ‘Surat Cinta’ kepada PLN.

“Yth : PT. PLN (Persero).
– Provinsi Sulawesi Utara
– Kabupaten Minahasa Utara ,
Kiranya dapat memperhatikan hal-hal sbb:
1. Lokasi/Lorong pemadaman tidak teratur.
2. Lorong tempat tinggal kami sering padam
3.Torang pe RUMAH/TEMPAT TINGGAL bukan Lokasi DISKOTIK, (seenaknya kase mati manyala)
4. Barang-barang Elektronik yang kami miliki bukan SUMBANGAN dari PT. PLN (persero)
5.Kalau Barang Elektronik kami rusak, apa PT. PLN (persero) akan bertanggung jawab!!! Kalau OK silahkan kase mati manyala..
6.Kami tidak pernah menunggak Tagihan dari PT. PLN (persero).
Untuk itu dimohon, kiranya dapat dibuatkan jadwal pemadaman yang benar,….. Ok tks
Tuhan memberkati…”

Sebelumnya, sejumlah warga lainnya sempat layangkan cuitannya di media sosial FB.

Ketua BPD Desa Koltem Vreke Pomantouw, berharap, pihak PLN dapat menjawab segera persoalan di Perumahan Puskopad dan Daan Mogot Desa Koltem.

“Torang pernah dengar dulu dari petugas PLN ada jaringan yang tak beres sehingga wilayah Puskopad dan Daan Mogot sering terjadi padam listrik. Harusnya ini diseriusi,” ujarnya.

Pihak PLN hingga berita ini ditulis belum dapat dimintai keterangannya, soal ciutan warga di media sosial. (man/redaksi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional