Menu

Dorong Kreatifitas Penderita Autis, Puskesmas Paniki Bawah Gagas Konsep Sosial

  Dibaca : 78 kali
Dorong Kreatifitas Penderita Autis, Puskesmas Paniki Bawah Gagas Konsep Sosial
Camat Mapanget Reynald Haydemans didampingi Kepala Puskesmas Paniki Bawah dr. Meiny Manumpil, terkait kegiatan menyambut peringatan hari autis se-dunia. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Selain orang tua serta lingkungan sosial, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah memberikan perhatian lebih kepada para penyandang autis atau berkebutuhan khusus.

Autisme atau penderita autis sendiri, adalah mereka yang memiliki kelainan perkembangan sistem saraf dan diakibatkan faktor hereditas. Mereka (penyandang) kebanyak memiliki sifat yang lain dari orang normal pada umumnya.

Menjawab hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Mapanget, melalui Puskesmas Paniki Bawah dipimpin dr Meiny Manumpil, menyiapkan konsep agenda sosial guna memotivasi dan mendorong penderita autis agar tidak minder atau malu dalam pergaulan.

“Kegiatan ini dikhususkan untuk penderita autis yang berada di wilayah Mapanget, terkait peringatan hari autis se-dunia pada 2 April, mendatang,” beber Manumpil dalam pertemuan yang dihadiri Camat Mapanget Reynald Haydemans, Jumat (2/2) 2018.

Tujuan lainnya, lanjut Manumpil, adalah mendorong kepedulian semua pihak dalam membantu penderita autis untuk memberikan ruang bagi mereka berkarya dan beraktivitas di masyarakat.

“Kelainan ini tidak untuk dijauhi, tapi harus mendapat perhatian dari masyarakat. Kami yakin, banyak yang mempunyai motivasi sama untuk pelayanan kemasyarakatan terutama pada penderita autis ini,” tandasnya lagi.

Terkait agenda sosial peringatan hari autis sedunia, Camat Mapanget Reynald Heydemans, menyambut postif. Kata dia, peringatan hari autis yang nantinya terpusat di Mapanget adalah langkah positif dalam menunjang keberadaan penderita autis di tengah-tengah masyarakat.

“Ini sangat baik dan perlu diapresiasi. Kami akan menunjang penuh kegiatan ini,” kata Haydemans saat memimpin rapat tersebut.

Pembentukan panita peringatan hari autis se-dunia ini, ikut melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (DAI), pemerintah Kecamatan Mapanget, Puskesmas Paniki Bawah, Dinas Kesehatan Kota Manado, Insan Pers yang ada di Sulut.

“Selanjutnya, panitia yang terbentuk kiranya bisa dilantik wali kota dan wakil wali kota pada 9 Februari, mendatang,” harapnya. (indah pesik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional