SURVEI: Bila Jokowi-Prabowo Dipasangkan di Pilpres 2019

  • Whatsapp
Presiden Jokowi saat bertatap muka bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. (istmewa)

TELEGRAFNEWS – Lewat survei yang dilakukan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), publik (responden) memperlihatkan antusias baik bila Presiden Jokowi dipasangkan dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019, mendatag.

“Ada keinginan di masyarakat menggabungkan Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019. Rata-rata setuju,” ujar Direktur Utama SMRC Djayadi Hanan dalam paparan hasil survei di kantornya, Jakarta, Selasa (2/1) 2018, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Read More

Lewat survei yang disampaikan ke responden mengenai kemungkinan duet pasangan ini,lanjut Djayadi, ada 67 persen atau mayoritas responden menyetujui kalau Ketua Umum Partai Gerindra Ini disandingkan mendampingi Jokowi.

Sedangkan 28,4 persen menyetujui kalau Prabowo tetap mencalonkan diri sebagai presiden dan Jokowi sebagai wakilnya.

“Tentu saja ini pendapat masyarakat yang baru mempertimbangkan satu sisi,” lanjut Djayadi.

Namun, merujuk keseluruhan responden, lewat survei SMRC, Jokowi masih menduduki dalam top of mind sebagai sosok calon presiden yang akan dipilih masyarakat pada Pilpres 2019.

Dalam pertanyaan top of mind jika pemiluhan dilakukan saat ini, nama Jokowi menempati posisi tertinggi dengan perolehan suara sebesar 38,9 persen, disusul Prabowo 10,5 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 1,4 persen, Gatot Nurmantyo 0,8 persen, Anies Baswedan 0,5 persen, Hary Tanoesoedibjo 0,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,3 persen dan Jusuf Kalla 0,3 persen.

Selain itu, ada responden menyebutkan nama-nama seperri Rizieq Shihab 0,3 persen, Wiranto 0,3 persen, Ridwan Kamil 0,2 persen, Basuki Tjahaja Purnama 0,2 persen dan sisanya berada di angka 0,1 persen. Sebanyak 45 persen responden masih merahasiakan jawabannya.

Pun lewat metode semi terbuka, lewat pertanyaan yang sama, nama Jokowi berada di posisi teratas dengan 53,8 persen dan Prabowo mendapat 18,5 persen.

“Dukungan terhadap Jokowi cenderung semakin menguat, sedangkan pada Prabowo sebagai pesaing terdekatnya cenderung melemah,” kata Djayadi.

Jokowi, ;anjut Djayadi, juga unggul jika diposisikan head to head dengan Prabowo, Anies, Gatot maupun Agus Harimurti Yudhoyono.

“Ketika respondn diminta memilih calon wakil presiden, tiga nama mendapat suara terbanyak, yaitu Jusuf Kalla 14,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 12,7 persen, dan Gatot Nurmantyo 12,2 persen.

Survei secara nasional SMRC digelar pada 7-13 Desember 2017 melibatkan 1.220 responden. Sampel ditarik secara multistage random sampling dengan margin of error 3,1 persen. (red/cnn)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.