Menu

Ricuh! Aksi Damai Penolakan UU LGBT, Massa LSM GMBI Bekasi Diserang

  Dibaca : 1059 kali
Ricuh! Aksi Damai Penolakan UU LGBT, Massa LSM GMBI Bekasi Diserang
Anggota LSM GMBI Bekasi mengalami luka-luka setelah diserang saat gelar aksi damai penolakan UU LGBT. (FOTO:Istimewa)

TELEGRAFNEWS – Bentuk protes LSM GMBI Distrik Kota Bekasi lewat aksi damai, terkait penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang pernikahan sesama jenis, Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT), serta dugaan pungutan liar yang terjadi di Dispenda Pemkot Bekasi, berbuah ricuh.

Kedatangan ratusan massa yang menyampaikan aspirasi, Kamis (25/1) 2018 siang tadi, bukannya diterima baik-baik, malah diprovokasi dan diserang oleh massa tandingan yang tidak memiliki izin dari Kepolisian Bekasi.

Insiden bentrokan itu pecah sekitar pukul 10.30 WIB, ketika massa dari gabungan Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), melakukan orasi tapi ada provokasi dan penyerangan sekolompok massa yang diduga berasal dari dalam Pemkot bekasi.

“GMBI menentang UU yang akan melegalkan LGTB di Indonesia dan dugaan punggutan liar Dispenda Kota Bekasi. GMBI tidak ingin Azab Allah menimpa Indonesia, karena pengesahan UU LGBT. Tapi kami ditentang oleh massa tandingan diduga pesanan Pemkot Bekasi,” ujar Asep Sukaria Sekdis GMBI Kota Bekasi.

Menurutnya, yang menentang GMBI dalam menyampaikan asspirasi tentang penolakan UU LGBT dan punggutan liar ini. Adalah para pendukung LGBT dan Korupsi. Namun GMBI hingga titik darah penghabisan, tetap akan terus melakukan aksi penolakan terhadap UU LGBT dan dugaan korupsi serta punggutan liar.

Mengenai aksi bentrok massa GMBI dengan massa diduga berasal dari dalam Pemkot Bekasi, hingga timbulnya korban luka yang menimpa beberapa anggota LSM GMBI, masih dalam proses penyidikan aparat kepolisian.

“Ini bukan massa GMBI dan Satpol PP, tapi GMBI dan massa tandingan dari dalam Pemkot Bekasi. Dalam aksi damai ini dari pihak LSM GMBI sudah memberitahukan kepada kami dan sudah mempunyai ijin, tapi massa yang dari dalam Pemkot Bekasi tidak ada laporan terhadap kami. Masalah ini masih dalam penyelidikan kami,” tukas Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto. (redaksi)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional