by

Merry Karouwan: Kearifan Lokal Itu Mahal, Nilai Tambah Pengembangan Wisata

TELEGRAFNEWS – Langkah pengembangan pariwisata yang digaungkan pemerintah Sulawesi Utara, didukung penuh Association Of Indonesia Travel (Asita), Merry Karouwan.

Secara personal, Karouwan, mengapresiasi pengembangan potensi wisata yang ada diberbagai daerah di Bumi Nyiur Melambai. Mengingat, dukungan itu sejalan dengan misi Asiita memperkenalkan pariwisata Sulut hingga ke mancanegara.

Namun, istri tercinta eks Sekda Minut ini, menjabarkan, dalam pengembangan dan promosi pariwisata sekiranya ditunjang lewat pengoptimalan kearifan lokal yang berlaku sejak turun temurun.

“Kearifan Lokal memiliki nilai jual yang lebih, mahal sekali. Kearifan lokal menambah bobot nilai Pariwisata suatu daerah, seperti di Sulut ada tarian Cakalele, budaya Rumamba dan masih banyak lagi yang tidak bisa kita dapat dimana-mana hanya ada di Sulut. Nah, potensi kearifan lokal seperti inilah yang wajib ditunjang,” jelasnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

“Nah, hal-hal yang diatas itu perlu diangkat kembali, seperti halnya di Toraja ada upacara Manene dalam suku Toraja yakni ritual untuk membersihkan dan mengganti pakaian mayat-mayat dan itu yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang,” tambahnya

Wanita yang mempunyai usaha UKM Topi dari Anyaman Daun Pandan ini, juga mengapresiasi usaha dari Pemerintah Sulut untuk mengembangkan Pariwisata.

“Saya rasa usaha Pemerintah ini sudah bagus dan mari kita sama-sama action untuk berbenah juga,” pungkas wanita yang mengidolakan motto Dr. G.S.S.J Ratulangi Si Tou Timou Tumou Tou. (indah pesik)

 

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed