by

Harga Komoditi Pangan di Pasar Tradisional Minahasa Normal

-Ekbis, Minahasa-463 views

TELEGRAFNEWS – Sempat melonjak, harga sejumlah komoditi pangan di sejumlah pasar tradisional seperti Tondano, Langowan, Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, berangsur normal di pertengahan Januari 2018.

“Beras Superwin dijual Rp9 ribu per kilogram (kg) sebelumnya Rp8 ribu per kg.Cabai rawit alami kenaikan dari Rp40 ribu per kg periode sebelumnya hanya Rp33-35 ribu per kg, namun ini masih pada taraf harga normal,” ungkap Angky Sundalangi, salah satu pedagang di Pasar Langowan Angky Sundalangi, Minggu (141) 2017.

Khusus beras, tidak naik disebabkan pengaruh kondisi produksi beras lokal maupun yang dikirim dari luar daerah serta sejumlah stok bahan pokok seperti cabai rawit, tomat, bawang-bawangan hingga sayuran kemudian daging masih tersedia.

“Memang ada beberapa komoditas pertanian yang mengalami kenaikan harga namun belum terlalu berpengaruh,” katanya lagi.

Lanjutnya, khusus cabai rawit murni dikirim dari Gorontalo juga daerah lain di Indonesia, sementara untuk cabai rawit lokal suplainya tersedia, begitu juga dengan bawang dan tomat.

“Harga pangan naik tidak begitu signifikan, masih pada taraf normal, khusus bumbu-bumbuan masih sangat terjangkau bila dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama,” ungkap salah satu pembeli Yunita Lambaiga kepada wartawan.

Yang disesalkan Yunita, yakni persoalan elpiji 3 kg, sebab hingga minggu kedua Januari, harga jual elpiji melon termasuk tinggi.

“Harga jual eceran di warung/kios sekitar Rp25 ribu per tabung, sebelumnya pada akhir Desember sampai menembus Rp30 ribu per tabung, sedangkan jika dibandingkan dengan Harga Eceran Terbatas (HET) di pangkalan hanya Rp19 ribu bahkan ada yang Rp18 ribu,” ungkapnya.

Kabag Perekonomian dan SDA Mekri Sondey, menjelaskan, penetrasi pasar dan operasi terus dilakukan, termasuk melayangkan larangan sejumlah pangkalan yang dengan sengaja menjual elpiji melon ke pengecer/warung.

“Mengontrol harga jual elpiji melon sangat sulit, rantai dagang barang ini termasuk panjang, sudah ada peringatan, tapi masih saja begini keadaannya,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Moudy Lontaan, menguraikan, operasi pasar awal tahun siap digelar, dengan koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bulog hingga kepolisian untuk memantau harga jual sejumlah komoditas ataupun elpiji.

“Syukur sepanjang perayaan hari besar akhir tahun 2017, suplai dan permintaan pangan seimbang, jadi harga tidak terlalu mahal, dalam waktu dekat kami akan turun lagi ke pasar untuk melihat perkembangan harga bahan pokok serta elpiji dan sebagainya,” katanya. (arthur lendombela)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed