Menu

BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sulut Meningkat di 2018

  Dibaca : 92 kali
BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sulut Meningkat di 2018
Kepala Bank Indonesia perwkailan Sulut, Soekowardojo saat memberikan keterangan mengenai pertumbuhan ekonomi Sulut tahun 2017 dan optimsme ekonomi di tahun 2018. (FOTO:Indah/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Pada 2017, pertumbuhan ekonomi Sulut mengalami pertumbuhan sebsar 6,2-6,4% (yoy) atau meningkat dibandingkan tahun 2016 sebesar 6,17% (yoy). Pertumbuhan daerah tersebut juga diyakini masih lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yang diperkirakan sebesar 5,0-5,2% (yoy)

Pada 2018, Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulut memprediksi, jika pertumbuhan ekonomi Sulut dipastikan mengalami peningkatan dan lebih membaik dibanding sebelumnya.

“Pada Tahun 2018, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sulut akan berada pada rentang 6,2-6,6 (yoy), atau naik dari tahun 2017 (6,2-6,4 %),” beber Kepala BI perwakilan Sulut Soekowardojo didampingi Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Sulut, MHA Ridhwan serta Kepala Tim Pengembangan Ekonomi HI Sulut, Gunawan, dalam konfrensi pers, Rabu (101) 2018.

Menurutnya, faktor yang mendorong perekonomian Sulut untuk tahun 2018 bersumber dari pendapatan, penjualan kendaraan, APBD, infrastruktur, dana desa dan Ekspor.

“Selain itu, faktor lainnya yakni peningkatan pendapatan masyarakat baik dari peningkatan UMP maupun produksi pertanian dari seluruh subsektornya, meningkatnya penjualan kendaraan bermotor sebagai dampak fenomena ‘transportasi online’ yang didukung ketersediaan pembiayaan, penyelenggaraan Pilkada di 6 kabupaten/kota di Sulut, peningkatan anggaran APBD Sulut 17% dari tahun 2017 menjadi 4,18 Triliun, lanjutan pembangunan infrastruktur pemerintah daerah, alokasi dana desa 2018 sebesar 1,06 triliun, serta ditopang oleh peningkatan ekspor dan upaya pemerintah daerah dalam menarik kunjungan wisman yang lebih besar di tahun 2018,” terang soekowardojo

Diapun menjelaskan, dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit perbankan diperkirakan meningkat mencapai 2 digit yaitu 10-12% (yoy), lebih tinggi dari 2017. Sementata untuk DPK relatif stabil di level 9-11% (yoy).

Optimisme ini didukung hasil Survey Konsumen dan Survey Penjualan Eceran yang dilakukan Bank Indonesia. Hasilnya, menunjukan adanya optimisme/keyakinan peningkatan perekonomian pada semester I 2018 baik oleh konsumen maupun pedagang eceran. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional