Menu

TPK Meningkat, Wisman Tiongkok Penyumbang Terbesar Wisata Sulut

  Dibaca : 129 kali
TPK Meningkat, Wisman Tiongkok Penyumbang Terbesar Wisata Sulut
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menjemput Wisaman Tiongkok, waktu lalu. (istimewa)

TELEGRAFNEWS – Wisatawan asing (Wisman) asal Tiongkok penyumbang terbesar kunjungan wisata ke Sulawesi Utara (Sulut). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2017, jumlah Wisman Tiongkok sebanyak 7.686 orang atau meningkat sekira 21,90 persen dibandingkan posisi September 2017 (m-t0-m), dilihat pada kunjungan Wisman bulan yang sama tahun 2016 (y-0-y) ada kenaikan dua kali lipat.

Total keseluruhan Wisman, asal Tiongkok sebesar 5.947 orang (77,36 persen), diikuti oleh Jerman 281 orang (3,66 persen) dan Singapura sebanyak 202 orang (2,63 persen).

“Masuknya lewat Bandara Sam Ratulangi sebanyak 7.687 orang atau naik 21,90 persen dibandingkan bulan September 2017 yang berjumlah 6.306 orang (m-to-m) dan meningkat 2 kali lipat dari Tahun lalu pada bulan yang sama,” kata Kepala Bidang Distribusi Marthedy Tenggehi mewakili Kepala BPS Sulut dalam konferseni pers di ruang Vicon kantor BPS Sulut, Senin (4/12) 2017.

Banyaknya kunjungan Wiswan, berimbas pada ramainya Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Utara, selama Oktober 2017 sebesar 68,83 persen.

“TPK meningkat seiring tingginya kunjungan Wisman yang masuk Sulut, yakni sebesar 68,83 persen, meningkat 2,67 poin dibandingkan TPK September 2017 sebesar 66,16 persen (m-to-m). Sementara bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, TPK Oktober 2017 meningkat sebesar 0,46 poin (y-o-y),” tandasnya lagi.

Tenggehi menjelaskan, berdasarkan klasifikasi hotel, TPK Oktober 2017 hotel bintang 4 merupakan yang tertinggi dibandingkan hotel bintang lainya, yaitu mencapai 80,08 persen, naik 4,79 poin dibandingkan bulan sebelummya. Sedangkan untuk Hotel bintang 3 turun 1,01 poin.

“TPK Oktober 2017 hampir semua hotel berbintang di Sulut meningkat, dibandingkan bulan sebelumnya, kecuali hotel bintang 3 yang turun 1,01 poin,” jelasnya.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang di Sulut, Oktober 2017, tidak berbeda dengan sebelumnya, yaitu 2,29 hari, sedangkan tamu asing yang menginap di hotel berbintang 4,49 hari, lebih tinggi daripada tamu domestic yang hanya sekitar 1,83 hari. (indah pesik)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional