Menu

Sambangi Polda Sulut, 16 Ormas Adat Laporkan Musa

  Dibaca : 2889 kali
Sambangi Polda Sulut, 16 Ormas Adat Laporkan Musa
Kiel Ratag SH selaku kuasa hukum Ormas gabungan memberikan keterangan pers usai melapor ke Polda Sulut. (rendi/telegrafnews)

 

TELEGRAFNEWS – Sebanyak 16 organisasi masyarakat (Ormas) gabungan di Sulawesi Utara, Senin (4/12) 2017 sambangi Polda Sulut. Kedatangan Ormas terdiri dari Brigade Manguni Indonesia, Milisi Waraney, GP Ansor, Makatana Minahasa, Laskar Manguni Indonesia, MTS, OKLBI, Banser, Aliansi Pendeta Indonesia, Pinaesaan Tontemboan, Laskar Kabarasan, Satu Darah Minahasa, Brigade Waraney Malesung, Aliansi Makapetor dan Barmas, guna melaporkan AM alias Musa terkait ujaran kebencian yang dipostingnya di media sosial (Medsos) Facebook.

Postingan AM sendiri, terkait penolakan beberapa orang terhadap pembangunan gedung gereja GPdI di Kelurahan Karame. AM kemudian ditenggarai mengunggah salah satu postingan dan menimbilkan keresahan warga.

Kiel Ratag selaku kuasa hukum Ormas gabungan, menguraikan laporan yang dilayangkan ke Polda terhadap oknum AM. Dia dianggap menciptakan provokasi lewat unggahannya di Medsos, laporan ini dibuat guna memberikan tindakan tegas oleh aparat.

“saya menghimbau masyarakat Manado, jangan terpancing. Karena Manado kota toleransi. Kami tidak melihat asal mana yang penting sudah tinggal di sini, sudah jadi warga Minahasa, tapi jangan seperti itu,” ujar Ratag usai melapor.

Kasus ini, lanjut Ratag, akan terus dikawal, sekalipun ada keterlambatan proses laporan tersebut dikarenakan Kapolda sedang tidak berada di tempat.

“Kami akan menunggu, hingga Kapolda tiba. Kami tekankan, pihak manapun jangan ada unsur dan niatan untuk mengacaukan keamanan di Kota Manado ini,” pungkasnya. (rendi)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional