Menu

Ketiduran, Pelaku Asusila Gadis SMA di Air Terjun Kima Dirungkus

  Dibaca : 1228 kali
Ketiduran, Pelaku Asusila Gadis SMA di Air Terjun Kima Dirungkus
Pelaku cabul usai diamankan Polresta Manado. (rendi/telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Berani berbuat berani bertanggung jawab, pepatah usang ini tepat dialamatkan kepada AP alias Abdi (27). Buruh bangunan yang tinggal di Desa Tiwoho, jaga III, Kecamatan Wori, Minahasa Utara, tak berkutik saat diaamankan tim Paniki Rimbas 2.

Abdi pelaku perbuatan asusila terhadap seorang gadis SMA berinisial CR (16) warga Kecamatan Bunaken, Kota Manado, diamankan saat dia ketiduran di rumahnya, Selasa (5/12) 2017, sore. Dia kaget, tatkala kamarnya digedor polisi, dan di bawa ke Polresta Manado, guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Sekira empat hari, Abdi dan rekannya SS alias Shandy (22) warga sekampungnya, memang jadi target polisi. Shandi yang kini dalam pengejaran, ikut terlbat berbuat amoral terhadap korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini.

Peristiwa penangkapan itu bermula saat Tim Paniki Rimbas 2 dibawah pimpinan Aipda Joun Polii mendapat laporan dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, bahwa telah terjadi kasus pencabulan di Desa Kima Atas Kecamatan Mapanget.

“Kami menerima laporan dengan nomor LP/2961/XII/2017/SULUT/Resta Mdo. Dimana korban telah dicabuli oleh dua lelaki warga Desa Tiwoho Kecamatan Wori pada hari Jumat (1/12),. Satu pelaku sudah diamankan, sementara satunya dalam pengejaran,” jelas Poli.

Pelaku Abdi dimintai keterangan, mengatakan, awalnya mereka dan korban pesta minuman keras (Miras) di rumah temannya, dan saat korban sudah mabuk, kedua pelaku membawa korban ke kawasan wisata air terjun di Desa Kima Atas , Kecamatan Mapanget, kemudian menjalankan aksi mereka.

“Korban sudah mabuk, saya lebih dulu melampiakan hawa nafsu, kemudian rekan saya Sandi, melakukan hal yang sama,” bebernya.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, membenarkan adanya peristiwa tersebut, dan mengakui satu dari pelaku sudah tertanggkap.

“saat ini pelaku sudah dimasukkan ke dalam sel tahanan, sementara pelaku lainnya masih sementara dalam pengejaran,” pungkasnya. (rendi)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional