Menu

Kasihan! Antar Penumpang, Driver Online Dianiaya Ojek Pangkalan

  Dibaca : 977 kali
Kasihan! Antar Penumpang, Driver Online Dianiaya Ojek Pangkalan
Korban melaporkan peristiwa penganiayaan di Polresta Manado. (renditelegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Pertikaian antara ojek pangkalan dan ojek online di Kota Manado, Sulut, tak pernah usai. Teranyar, dialami Taufik Suli (19), warga Kelurahan Titiwungen Selatan, lingkungan IV, Kecamatan Sario.

Wajah pria tanggung yang berprofesi sebagai driver online Grab ini, mengalami memar dan bengkak, setelah dianiaya lelaki berinisial RI alias Bibir (20-an), warga Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, yang berprofesi sebagai ojek pangkalan di daerah kampus Unsrat, Rabu (6/12) 2017.

Kejadiannya di simpang tiga depan pintu gerbang Universitas Sam Ratulangi, Selasa (5/12) malam, sekira pukul 18.30 WITA.

Tindakan aniaya bermula korban driver Online Greb sedang mengantar penumpang dari dalam kampus Unsrat ke Kleak. Tiba di simpang tiga lokasi kejadian, korban bermaksud belok ke kanan, muncul pelaku dari arah belakang, motor mereka saling bersenggolan. Tak ayal, pelaku mencegat korban, kemudian memukul dengan kepalan tangan dan helm, sementara penumpang korban langsung turun ketakutan.

Pelaku sempat diamankan polisi, namun kabur saat hendak menuju Polsek Malalayang, dikarenakan pelaku dibiarkan polisi mengendarai sepeda motornya sendiri.

“Kami bertanya – tanya kenapa kenapa penangkapan seorang pelaku dibiarkan membawa sepeda motor sendiri. Sebenarnya harus naik mobil patroli bersama anggota Sektor Malalayang. Akibatnya seperti ini, pelaku bukannya ditangkap, namun dibiarkan pergi begitu saja,” sesal korban dan rekan-rekannya di depan ruangan SPKT Polresta Manado.

Kasubag Humas AKP Roly Sahelangi, tak menampik adanya laporan korban bersama rekan-rekan seprofesi. Katanya, korban sebelumnya sudah melaporkan ke Polsek Malalayang, namun datang lagi mengadu di Polresta Manado.

“Laporan sudah di terima, kasus sementara dalam proses penyidik, apa lagi pelaku sudah dikenal identitasnya,” jelas Sahelangi. (rendi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional