Di Atas Lahan 8 Hektar, Ini Perintah Kapolda Malut ke Pemkot Tidore

  • Whatsapp
Sekolah Polisi Negara
Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs. Achmad Juri M.Hum (tengah) bersama Wali Kota Capt H. Ali Ibrahim, MH saat meninjau lokasi rencana pembangunan SPN. (telegrafnews/humastidore)

TELEGRAFNEWS – Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol Drs Achmad Juri bersama rombongan bertandang ke Kota Tidore Kepulauan, Jumat (15/12) 2017. Kunjungan kerja, terkait peninjauan lokasi untuk pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Malut.

Tiba di Tidore, Kapolda disambut Wali Kota Capt H Ali Ibrahim, MH menuju bukit Doe-doe, Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan.

Di lokasi pembangunan SPN, Kapolda menguraikan dari sisi tampilan, fisik, lokasi lahan serta kondisi Kota Tidore yang tenang dan bersih sangat cocok untuk tempat-tempat pendidikan salah satunya SPN.

Achmad Juri berharap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan segera melengkapi dokumen dan kelengkapan administrasi untuk ditindaklanjuti demi percepatan proses pembangunan SPN.

“Saya menunggu dokumen dan kelengkapan administrasi ini agar segera dilengkapi, kalau sudah dilengkapi akan segera ditindaklanjuti dan dipercepat untuk proses pembangunan,” kata Kapolda.

Kapolda juga meminta dukungan, doa restu dan kerja sama Pemerintah bersama masyarakat Kota Tidore Kepulauan teristimewa masyarakat Kelurahan Gurabati, hingga proses pembangunan SPN ke depan dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.

“Ini sangat dibutuhkan untuk kita semua dan dibutuhkan untuk Indonesia,” tuturnya.

Wali Kota Capt H Ali Ibrahim, mengapresiasi serta siap memberikan dukungan dan kerjasama demi terlaksananya pembangunan SPN, sebab merupakan salah satu kebutuhan masyarakat Kota Tidore.

“Keinginan kami, proses rencana pembangunan SPN dapat terealisasi secepatnya, mengingat kebutuhan masyarakat, apalagi saat ini banyak putra daerah yang ingin masuk menjadi anggota Polri. Ini juga peluang bagi generasi muda Kota Tidore, bahkan bisa dijadikan pintu masuk pendidikan,” katanya.

Lahan yang rencan dibangun SPN seluas kurang lebih 8 (Delapan) hektar merupakan lahan milik 19 orang warga masyarakat Kelurahan Gurabati yang telah bersedia untuk dijadiukan lokasi SPN. (redaksi/humastidore)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.