by

Perkin Sulut Terbentuk, Pecinta Anjing Trah Tunjang Pariwisata

TELEGRAFNEWS – Sempat vakum, Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin) Konsulat Sulut, kembali bergeliat. Perkin yang merupakan komunitas pecinta anjing trah itu, mengawali aktivitas mereka lewat musyawarah konsulat dan seminar pembiakan Perkin 2017.

Berlangsung di Mapanget, Kota Manado, pada Sabtu-Minggu (28-29/10) 2017. Musyawarah Perkin konsulat Sulut, sepakay memilih Drs Psi S Lengkana Nasman, MBA , secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perkin Sulut periode 2017-2018.

“Tujuan pembentukan kembali pengurus Perkin Konsulat Sulut, adalah menjadi wadah bagi pecinta anjing trah. Selanjutnya, pengurus menyiapkan program-program untuk tahun 2018,” kata Nasman yang sebelumnya dipercayakan sebagai caretaker dalam musyawarah.

Perkin merupakan organisasi yang anggotanya adalah mereka-mereka yang hoby memelihara anjing trah. Tujuan lainnya, mengajak dan mengedukasi masyarakat bahwa anjing bukanlah untuk dijadikan santapan.

“Misi lainnya adalah, keberadaan Perkin nantinya bisa menunjang program pemerintah daerah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Bumi Nyiur Melambai,” bebernya.

Disinggung program-progam apa saja nantinya diimplementasikan ? Lengkana menguraikan, sesuai arah gerak organisasi ke depan, akan dibuatkan program unggulan Perkin seperti Dog show, wedding dog serta program kolaborasi dengan Paragliding Club.

“Road Show, Flying Dog, Wedding Dog pastinya menjadi daya tarik di Sulawesi Utara, dan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. Kita juga akan berkerjasama dengan pemerintah baik itu menyangkut kemajuan Pariwisata, dan untuk mencari solusi ‘Red Zone’ yakni penanganan masalah rabies,” urai Lengkana.

Senada disampaikan Ketua Perkin Pusat, Benny Kwok. Menurutnya, Perkin Konsulat Sulut bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas dalam memajukan Perkinologinya apa lagi secara kewilayahan Sulut memiliki kultur yang tepat bagi pecinta anjing trah.

“Ke depan, status Konsulat Sulut akan ditingkatkan menjadi wilayah, syaratnya harus fokus dan lebih maju. Memaksimalkan peran edukasi kepada masyarakat bahwa anjing bukanlah untuk dijadikan makanan atau santapan,” pungkasnya.

Aktifnya Perkin Sulut, disambut positif Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang. Dia berharap, nantinya Perkin ikut memperhatikan penanganan persoalan rabies yang masih menjadi momok di Sulut.

“Perkin harus lebih aktif mengedukasi masyarakat bahwa anjing bukanlah makanan, tetapi anjing adalah sahabat manusia, program-program Perkin diharapkan bisa menjadi hiburan serta atraksi di Sulawesi Utara untuk menunjang Pariwisata,” tutupnya. (indah pesik)

 

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed