by

‘Perang’ di Facebook! Janji Bangun Minut, Nelwan-Tambany Saling Memaafkan

TELEGRAFNEWS – Sempat berseteru di media sosial (Medsos) Facebook. Dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Minahasa Utara, Harter Nelwan dan Hanny Tambany, akhirnya saling memaafkan.

Dalam kolom komentar di status Facebook Harter Nelwan. Terjadi pro dan kontra hingga mengundang komentar masyarakat. Namun dengan berbesar hati, Harter Nelwan oknum Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Minut ini, akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Buat bu Hanny Tambani memang saat inii blum ada yg qt per buat for Minut…Tp qta janji Bu Hanny Tambani sblm qta mati akan banyak hal yang akan qta buat for Minahasa Utara,” begitu tulisnya sembari meminta maaf lewat komentar lainnya.

Melihat kerendahan dan kebesaran hati Harter Nelwan mengakui kesalahan dan meminta maaf. Hanny Tambani eks Kadis Perhubungan, menulis komentar seperti ini “Amin. Jadi motivasi atas kejadian di fb malam ini. Belajar dari kesalahan diri sendiri dan kesalahan orang lain. Buat lebih baik buat bangga org2 di sekitarmu teritama keluargamu. Terima kasih JBU N Fam” tulisnya sembari keduanya berkomitmen untuk bekerja dengan tulus membangun Minut.

Kebesaran hati dan keikhlasan keduanya meminta maaf dan memotivasi setelah sempat berseteru di Medsos. Mendapat apresiasi pengguna FB lainya yang mengomentari status FB Harter Nelwan.

Diketahui sebelumnya Harter Nelwan menulis status seperti ini “Di saat hilang jabatan, comment fb sebelum negara api menyerang, tapi tanpa dia sadari, di saat dia ada jabatan dia yang menyerang negara api!!!!…..Move on jo bro n sis…hehehe” tulisnya.

Status tersebut mengundang ketersinggungan koleganya sesama ASN Hanny Tambani hingga berujung perdebatan dan permintaan maaf untuk sama-sama membangun Minahasa Utara. (man/redaksi)

 

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed