Connect with us

Minut

Memalukan! ‘Perang’ di Medsos, Ulah Kabid dan eks Kadis Coreng Pemkab Minut

Published

on

Minahasa Utara

TELEGRAFNEWS – Memalukan! bukannya menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Dua oknun Apratur sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Minahasa Utara, Sulut, malah ‘perang’ di media sosial (medsos).

Minahasa Utara

Komentar atas ciutan ASN Harter Nelwan. (telegrafnews)

“Sangat memalukan! Keduanya tak patut jadi contoh dan teladan bagi masyarakat Minut,” begitu kritikan yang dilayangkan aktivis Minut, Donald Rumimpunu, kepada TelegrafNews, Jumat (27/10) 2017 sekira pukul 23.55 WITA.

Kritikan dilayangkan Rumimpunu, terkait ‘perang’ yang berlangsung di Facebook antara oknum Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pertanian, Harter Nelwan dan Kadis Perhubungan nonjob Hanny Tambani yang kini ditugaskan sebagai staf di keasistenan II Pemkab Minut.

“Sekali lagi, perilaku keduanya (oknum ASN) tersebut tak patut dicontohi. Medsos apa lagi Facebook adalah ranah publik, tak seharusnya mereka berdebat dan membuka bobrok sendiri. Sebagai ASN ini tak patut dicontoh, cerdaslah bermedsos. Bupati Vonnie Panambunan, wajib memberikan sanksi tegas terhadap perilaku ASN seperti ini,” seru Rumimpunu.

‘Perang’ kata-kata di medsos antara Harter Nelwan dan Hanny Tambani. Bermula lewat postingan yang diunggah Harter Nelwan lewat Facebook (FB) miliknya. Entah apa motivasi status itu ditulis Harter Newlan, namun dalam unggahannya berisi kalimat seperti ini. “Di saat hilang jabatan, comment fb sebelum negara api menyerang, tapi tanpa dia sadari, di saat dia ada jabatan dia yang menyerang negara api!!!!…..Move on jo bro n sis…hehehe’ mengundang reaksi koleganya sesama ASN yakni Hanny Tambani.

Minahasa Utara

Ciutan dan ‘pertikaian ‘ dua ASN di Medsos. (telegrafnews)

Hanya berselang beberapa detik pasca Harter Nelwan memposting statusnya di FB. Hanny Tambany lewat akun FB-nya langsung mengomentari status Harter Nelwan dengan menulis “Tersinggung komang qt no… so ba kaca ngn kabid ? Apa yg ngn da beking ?” komentar ini kemudian menjadi pemantik ‘perang keduanya’ dan saling menghujat, hingga mengundang reaksi beberapa elemen masyarakat pengguna Facebook.

Belum sejam dipublish, Status FB Harter Nelwan terkait ciutan tersebut, sudah mendapatkan 60 like dan 60 komentar masyarakat. (man/redaksi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending