by

KPU Mitra Hadiri Seminar Substansi UU Nomor 7 Tahun 2017

TELEGRAFNEWS – Adanya beberapa perubahan undang-undang tentang penyelenggaraan Pemilu yang baru pada 21 Juli 2017 lalu, kemudian disepakati DPR RI lewat Undang-undang (UU) Kepemiluan, resmi diundangkan pada 17 Agustus 2017 dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Untuk itu, KPU Mitra hadir dalam seminar yang mengangkat tema tentang “Undang-Undang Pemilu 2017 dalam Perspektif Politik Lokal”, yang dilaksanakan di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Jumat (15/9/2017) akhir pekan lalu.

Hal ini di ungkapkan ketua KPU Mitra Askhe Benu, bahwa undang-undang yang baru ini nantinya akan efektif dan efisien, adil dan melahirkan pemimpin berkualitas.

“Yang pertama tentang perbedaan substansi UU nomor 7 tahun 2017, didalamnya perubahan penyelenggara Pemilu (KPU, red) dari 5 menjadi 3 orang, selanjutnya perubahan kewenangan penyelenggara, serta system pemilu dan lainnya,” ujar Benu.

Benu menambahkan, seminar nasional yang diprakarsai Asosiasi Ilmu Politik Cabang Manado dan dibuka secara langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey, menghadirkan tiga orang pemateri yaitu Ketua KPU RI Arief Budiman, Ketua AIPI Pusat Dr Alfitra Salam, dan Dr Sinyo Harry Sarundajang.

Sementara itu kepesertaan yang hadir dalam seminar tersebut adalah akademisi, penyelenggara pemilu, pegiat pemilu, partai politik, serta komunitas pers. (devon pondaag)

 

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed