by

Buntut SP3 Dirops dan Dirbang, Dirut PD Pasar Diduga Langkahi Wewenang

-Manado-815 views

TELEGRAFNEWS– Penolakan dari sejumlah pedagang pasar bersehati agar Walikota G S Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan segera mencopot jabatan yang diemban Ferry Keintjem  sebagai Dirut PD Pasar Manado tak membuat ciut nyali mantan Dirut Bank Mayapada ini.
Buktinya usai aksi unjuk rasa ratusan pedagang pada Senin (31/7) lalu, jajaran direksi PD Pasar Manado dan Badan Pengawas (Banwas) melakukan rapat mendadak dan serta mengambil keputusan untuk menonaktifkan Direktur Operasional (Dirops) Didi Syafii dan memberikan Surat peringatan SP3 kepada Direktur Pengembangan (Dirbang) Tommy Sumelung.
Menariknya,  salah satu sumber Media ini  mengatakan bahwa Dirut PD Pasar telah melangkahi atau tidak patuh kepada surat keputusan SK pengangkatan yang dikeluarkan Walikota Manado.
“Pak Walikota itu sebagai pimpinan tertinggi perusahaan daerah alias owner, jadi terkait pengangkatan atau pemberhentian dalam jajaran direksi itu seharusnya harus sepengatuan pak Walikota dan itu dalam permen 50 jelas tertulis seperti itu,” katanya.
Sumber tersebut menambahkan, bisa saja yang dilakukan Dirut PD Pasar Manado terhadap dua jajaran direksinya dan dapat dimentahkan, kalau memang penonaktifkan Dirops dan SP3 untuk Dirbang tanpa sepengetahuan Pak Walikota.
“Ini sudah jelas menyalahi aturan, Kepemimpinan Dirut PD Pasar adalah kolektif kolegial, dan yang berhak menonaktifkan hanya Walikota selaku Owner, berdasarkan rekomendasi badan pengawas (Banwas) PD Pasar,  jika Dirut PD Pasar dengan sengaja menonaktifkan Didi Syafii dan mengeluarkan SP3 kepada Tommy Sumelung, sama saja Dirut PD Pasar mengambil peran dan melecehkan wewenang Banwas yang merupakan perpanjangan tangan Walikota di PD Pasar,” tegasnya.
Sementar, itu Dirut PD Pasar Ferry Keintjem saat dikonfirmasi mengaku saat pengambilan keputusan sudah sesuai  keputusan Walikota No 27 tahun 2003 tentang uraian tugas, Dirut bertanggung jawab pada Walikota, sedangkan direksi dan kabag bertanggung jawab kepada dirut.
“SP3 ke Dirops karena Dirops lalai melaksanakan tugas dan jarang masuk kantor, begitupun SP3 kepada Dirbang karena jarang masuk kantor,” ujar Keintjem. (Frano)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed