KLARIFIKASI: Tragedi Berdarah Terjadi di Hotel Plaza Bukan Gran Central, Ini Kronologisnya…

  • Whatsapp
Ilustrasi.

TELEGRAFNEWS – Pekan lalu telah ditemukan seorang perempuan yang sekarat di dalam kamar salah satu Hotel di bilangan Kelurahan Pinaesaan, Kecamawatan Wenang. Lewat pemberitaan sebelumnya www.telegrafnews.co memberitakan bahwa penuemuan wanita tersebut terjadi di Hotel Grand Central, merujuk laporan di kepolisian. Namun ternyata kejadian tersebut berlangsung di Hotel Plaza.

Korbannya Erni Olii (30), warga Kota Bitung, perempuan yang ditemukan tersebut, adalah korban penganiayaan hingga meninggal dunia dilakukan lelaki DM alias Didit (22), warga Dusun Topungo, Desa Pilolalenga, Kecamatan Dongalio, Kabupaten Gorontalo.

Read More

Pengungkapan kasus dilakukan Resmob Polresta Manado, dimana motifnya karena transaksi untuk (maaf, berhubungan intim) tidak mendapat kesepakatan. Saat korban akan meninggalkan kamar, dia langsung mencekik leher dan membantingnya ke lantai.

“Saya duduk di perutnya sambil mencekik lehernya hingga dia (korban) lemas,” kata pelaku saat diamankan di kantor Polisi, Senin (24/7) 2017.

Lanjutnya, saat korban lemas, terlihat darah meleleh dari hidungnya. Sopir taksi gelap jurusan Bitung-Manado-Gorontalo ini pun menarik korban menuju kamar mandi.

“Tapi karena dia masih bergerak, saya cekik lagi hingga tak bergerak lagi,” jelas pelaku lagi.

Pelaku sendiri dikenalkan dengan korban oleh temannya melalui telepon saat dia sedang berada di Girian Bitung, Rabu (19/7) malam sekira pukul 23.30 WITA. Karena korban sedang berada di Manado, saat dia meminta bertemu, korban memintanya untuk ke Manado.

Keduanya janjian bertemu di depan Dealer Daihatsu Paal Dua. Satu jam kemudian korban bertemu dengannya, dan naik ke mobil yang dikendarai pelaku lalu menuju Hotel Plaza. Mereka pun check-in di kamar 406, Kamis (20/7) sekira pukul 01.00 WITA.

Disitulah, nego dan transaksi harga terjadi antar korban dan pelaku. Tapi karena tidak mendapat kesepakatan membuatnya marah dan kemudian mencekiknya.

“Jadi belum sempat ‘begitu’ (hubungan intim),” tutup pelaku. (daddy)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.