by

Penumpang Mudik Sedikit, Buruh Pelabuhan Bitung Ketiban Rejeki. Ini Sebabnya

-Bitung-658 views

TELEGRAFNEWS – Momen Idlu Fitri beberapa hari lagi, berkah hari raya nan fitri ini ikut dirasakan buruh bagasi yang beraktivitas di Pelabuhan Samudra Bitung, Sulut.

Selain buruh, pedagang juga memanfaatkan momen ini untuk mengais rezeki. Bahkan, keuntungannya mencapai dua kali lipat dari hari biasanya.

Seperti dialami Rudi (45), salah satu pekerja buruh bagasi yang kesehariannya beraktivitas di pelabuhan. Menurut warga Kelurahan Sari Kelapa, Kecamatan Maesa, mengandalkan kekuatan fisik mengangkat barang bawaan para penumpang kapal sehari, selama Ramadhan hingga jelang lebaran pendapatannya meningkat mencapai jutaan rupiah.

“Tak seperti hari biasanya, keuntungan saya hari ini mencapai Rp1,5 juta. Memang sudah menjadi kebiasaan, dimana menjelang hari lebaran banyak penumpang membawa banyak barang untuk mudik,” ungkap ayah dua anak ini.

Hal serupa ikut dirasakan pak Didi (40), warga Kelurahan Pateten, Kecamatan Aertembaga. Dibandingkan dengan hari biasanya upah sebagai buruh bagasi sehari hanya meraup RP500 ribu. Menjelang H-4 hari raya Idul Fitri, hasil jerih payahnya memikul barang penumpang menembus angka Rp1 juta.

“Tadi saya hanya membawa barang dari dua penumpang, upahnya Rp1 juta. Ini merupakan berkat bagi kami sebagai buruh bagasi meraup keuntungan besar,” tutur didi saat diwawancarai TelegrafNews, Rabu (21/6) 2017.

Keuntungan yang didapat setiap tahun menjelang hari raya Idul Fitri, menurut pak Didi bukan dilihat dari banyaknya penumpang saat mudik. Tetapi dari banyaknya barang bawaan pemudik. “

Kuotanya lebih banyak dibandinhkan hari biasa. Nah itu yang membuat kita meraup rejeki Ramadhan,” ucapnya. (david rumayar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed