Abaikan Kena Sanksi, ASN Minut Wajib Gunakan LPG 5,5 KG

  • Whatsapp
Tim penyaluran PT Anita Kumayas Jaya saat menyalurkan LPG 5,5 KG. (ist)

TELEGRAFNEWS – Liquifed Petrolium Gas (LPG) berukuran 5,5 Kg atau Bright Gas wajib digunakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk di  Pemkab Minut. Kewajiban penggunaan Bright Gas, sesuai surat edaran bupati nomor 251/BMU/III/2017 merujuk Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral nomor 26 tahun 2009.

Kewajiban ASN menggunakan Bright Gas (BG) 5,5 Kg, disebabkan untuk LPG 3 Kg merupakan subsidi pemerintah yang diperuntukan khusus  kalangan masyarakat berpenghasilan rendah dan Usaha Kecil Mikro (UKM). Memakismalkan peggunaan dan penyaluran LPG5,5 Kg bagi ASN, Pemkab Minut bersama PT Cahaya Avatar bekerjasama dengan PT Anita Kumayas Jaya terus melakukan pendistribusian BG 5,5 Kg bagi ASN.

Read More

Terpantau Selasa (13/6) 2017, di beberapa Perangkat Daerah (PD) proses penyaluran BG 5,5 tehadap ASN Minut terus dilakukan.

“Proses kerjasama ini untuk membantu ASN mendapatkan LPG 5,5 KG, makanya kami bekerjasama dengan Pemkab Minut melakukan proses penyaluran,” kata Anita Kumayas selaku distributor BG 5,5 Kg.

Menurutnya, proses pendistribusian dan penyaluran BG 5,5 Kg adalah upaya menjemput bola dalam artian memudahkan ASN mendapatkan tabung gas. Apa lagi instruksi ASN menggunakan tabung gas 5,5 Kg sudah diperintahkan langsung bupati merujuk aturan Kementerian ESDM.

“Penggunaan BG 5,5 Kg adalah kewajiban bagi ASN. Kita tindakan penyaluran seperti ini, memudahkan mereka (ASN) memperoleh tabung gas,” terangnya.

Sebelumnya pada apel, Senin (12/6) 2017 pagi, Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong juga sudah mengingatkan seluruh ASN untuk wajib menggunakan LPG berukuran 5,5 Kg sesuai apa yang diperintahkan bupati lewat surat edaran.

“Imbauan penggunaan LPG 5,5 Kg merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan semua ASN Minut. Tentunya akan ada sanksi jika ASN tidak mengindahkannya,” tutup Kumayas menyampaikan ucapan wabup saat melakukan pertemuan bersama Senin lalu.

Sejak disosialisasikan, masih banyak ASN Minut belum menjalankan dan mematuhi apa yang diinstruksikan dalam surat edaran bupati. Dari total 4 ribuan ASN, hingga Selasa (13/6) 2017, penggunaan LPG 5,5 Kg belum mencapai angka seribu ASN. (man/redaksi)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.