by

Pelajar Mitra Gelar Aksi Coret Baju, Begini Cibiran Warga

TELEGRAFNEWS – Tradisi tahun-ketahun siswa-siswi merayakan kelulusan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat, cukup beragam.

Di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) misalnya, saat merayakan kelulusan Rabu (3/5) 2017, mereka lebih memilih melakukan aksi coret mencoret pakaian seragam dengan berbagai gambar dipadu warna-warni.

Meski sebagai rasa ungkapan syukur atas kelulusan usai mengenyam pendidikan tingkat sekolah, namun Aksi ratusan pelajar di Mitra ini ditanggapi beragam masyarakat.

“Yang penting mereka tidak melakukan aksi anarkis dan mengganggu masyarakat lainnya, namun baiknya tidak dilakukan coret-coret pakaian,” ujar Brigpol Max Punusingon yang melihat aksi siswa kepada TelegrafNews.

Lain lagi disampaikan, Didi Gara, warga Ratahan, dia menilai aksi para pelajar ini hanya buang-buang waktu dan biaya, bahkan terkesan tidak bermanfaat.

“Coba kalau pakaian mereka diberikan kepada anak sekolah yang lain yang masih memerlukan pakaian seragam atau anak yatim. Kan bisa belih bermanfaat,” timpalnya.

Aksi coret-mencoret baju oleh para siswa, terjadi di beberapa lokasi di Mitra. Terlihat puluhan pelajar bergerombol, menyusuri lokasi wisata, ada juga yang duduk-duduk sambil bernyanyi meluapkan kegembiraan mereka setelah memperoleh hasil kelulusan. (devon pondaang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment

News Feed