by

Sejumlah Titik Longsor Halangi Akses Ke Mitra

TELEGRAFNEWS – Ruas jalan menuju Minahasa Tenggara (Mitra) kembali tertutup tanah longsor, akibatnya akses jalan menuju daerah ini tertutup. Longsor ini, terjadi sejak pagi hari, Jumat (5/5) 2017,  hujan yang mengguyur daerah ini sejak kemarin siang hingga malam hari, memicu terjadinya longsor di ruas jalan utama.

Ada dua titik wilayah yang mengalami longsor yakni ruas jalan desa Pangu tepatnya di wilayah gunung potong dan daerah Desa Wioy, dua-duanya di Kecamatan Ratahan Timur.

Membuka akses jalan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra, tengah berusaha membersihkan sisa lumpur yang menutupi jalan akibat longsor, sejumlah alat berat diturunkan. Kepala Bidang Tanggap Bencana BPBD Mitra, Erick Manaroinsong, menyatakan proses pembersihan tumpukan tanah sementara berlangsung, guna membuka akses jalan.

“Kami saat ini sedang berusaha untuk membersihkan sisa lumpur tanah yang menutupi jalan dengan menggunakan alat berat,” ujar Manaroinsong.

Pembersihan jalan ini diperkirakan memakan waktu hingga sore hari dan dimohon perhatian kepada penguna jalan untuk bersabar.

Dinas Perhubungan (Dishub) Mitra melalui Kepala Bidang (Kabid) Darat Chres Benda, menjelaskan, kiranya kendaraan yang akan melewati jalur ini, untuk sementara dapat melewati jalur Palamba via desa Wongkai.

“Kendaraan yang keluar masuk wilayah Mitra dapat melalui akses jalan lingkar Palamba yang nantinya tembus Langowan,”ujar Benda. (devon pondaang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed