Menu

Sehari Tak Pulang, Pegawai Pemkot Manado Ditemukan Membusuk

  Dibaca : 583 kali
Sehari Tak Pulang, Pegawai Pemkot Manado Ditemukan Membusuk
Jenazah pegawai dinas kebersihan Pemkot Manado. (daddy/telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Warga perumahan Griya Sea, Desa Sea Induk, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, dihebohkan temuan sosok jenazah yang mulai membusuk.

Pria teridentifikasi bernama Jhoni Kaawoan (53), warga Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, ditemukan tewas di dalam kamar rumah anaknya, Rabu (17/5) malam, sekira Pukul 22.00 WITA.

Sopir truk Dinas Kebersihan itu, ditemukan anaknya bernama Berkham Kaawoan (23), saat melakukan pencarian. Ceritanya, pada Selasa (16/5) pagi, sekira pukul 09.00 wita, pegawai di dinas kebersihan kota Manado ini, berpamitan ke istrinya dengan maksud menagih uang kebersihan di SMP Negeri 4 Manado di Kelurahan Karombasan.

Saat malam, korban tidak pulang ke rumah, dan itu membuat keluarganya khawatir. Keluargapun mencoba menghubungi lewat hendpone korban, namun nomor tersebut tidak aktif.

Pencarian terus dilakukan, Rabu (17/5) pagi. Sehari melakukan pencarian dan belum membuahkan hasil meski telah mendatangi semua rumah sakit. Akhirnya istri korban teringat dengan salah satu rumah milik anak mereka di perumahan Griya Sea. Malam harinya, sekira Pukul 23.00 WITA, anak mereka yakni Berkham menuju rumah tersebut, dan saat tiba di sana, listrik rumah padam, namun pintu depan tidak dikunci.

Saat Berkham masuk ke dalam rumah, ia langsung menyalakan listrik, dan saat itu mencium bau busuk menyengat dari dalam kamar, dia pun masuk ke kamar, menemukan ayahnya dengan posisi tergeletak di atas kasur dan sudah membusuk. Yakin jenazah itu adalah ayahnya, saksi langsung memanggil warga sekitar serta menghubungi pihak kepolisian.

Tim identifikasi Polresta Manado, mendatangi lokasi penemuan dan lakukan TKP. Selanjutnya, jasad itu dievakuasi Polsek Rural Pineleng ke ruang Pemulasaran RSUP Kandou Manado, untuk dilakukan otopsi.

Kapolsek Rural Pineleng Iptu Bathara Indra, dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah, dan sesuai persetujuan pihak keluarga, jenazah dilakukan otopsi di RSUP Kandou, guna memastikan penyeban kematianya. Menurut keterangan anaknya, ayahnya itu sering mengelu sakit asam lambung. Namun dugaan sementara, pria itu menderita serangan jantung,” pungkas mantan Kanit Laka Polresta Manado itu. (daddy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional