by

LKPJ Wali Kota Manado 2016 ‘KJ’ ???

Pembahasan Pansus LKPJ yang dipantau langsung ketua DPRD Noortje Van Bone. (leka/telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Pembahasan LKPJ Wali Kota Manado tahun 2016 telah memasuki kali ke dua, Selasa (2/5) 2017.

Mirisnya, dalam pembahasan, Pansus mendapati ketidak-singkronan data antara Buku LKPJ dan data milik Perangkat Daerah (PA) atau dapat dikatakan kurang jelas (KJ) menurut Pansus.

Akan hal itu, sejumlah anggota Pansus mempertanyakan keakuratan data dan kemampuan kepala Bapelitbang dalam penyusunan buku LKPJ.

“Apakah kualitas kepala Bapelitbang sekarang tidak sama dengan pejabat sebelumnya? Karena kami melihat, banyak ketidak-sesuaian data antara buku LKPJ dan data yang dimiliki dari PA. Kalau pada pembahasan LKPJ dulu, tidak ada temuan seperti ini,” kata Hengky Kawalo, Seretaris Pansus.

Buku LKPJ Wali Kota Manado Tahun 2016. (leka/telegrafnews)

Lanjut Kawalo, Pansus menemukan adanya perbedaan antara jumlah program yang tercantum dalam buku LKPJ dengan jumlah program di PA.

Sementara itu, ketua Pansus Royke Anter mempertanyakan alasan Bapelitbang sebagai tim penyusun buku LKPJ yang mencantumkan kesimpangsiuran data.

“Apakah ini disengaja untuk membuat DPRD bosan membahas LKPJ ini? Karena pembahasan yang sebenarnya membutuhkan 1 jam, harus sampai 2 jam,” sindir Anter.

Melihat banyaknya perbedaan data tersebut, Pansus meminta aar Bapelitbang segera melakukan perubahan atas buku LKPJ itu. (LeKa)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed