Ini Loh, Bedanya Generasi Sekarang dan 90-an!!

  • Whatsapp
permainan petak umpet yang kerap dimainkan generasi dulu. (ist)

TELEGRAFNEWS – Memasuki era digital, trend atau gaya hidup generasi muda khususnya di kalangan pelajar, mengalami pergeseran. Kondisi ini berbeda, dengan mereka yang tumbuh dan berkembang di era 80-90an.

Boleh dibilang, alur aktivitas anak-anak di masa 80-90an lebih asyik ketimbang sekarang. Benar nggak? argumen demikan bisa saja benar, tergantung perspektif mana dilihat.

Apa saja bedanya era 80-90an sebelum ‘dinvansi’ gedget hingga teknologi canggih, dibanding generasi sekarang? hemmm, dikutip dari droidlime.com berikut, perbedaannya.

Nogkrong besama dan Chating Whatsapp, Facebook

Duduk bersama atau nongkrong, generasi 90-an paling banyak dilakukan lewat pertemuan langsung. Mereka lebih leluasa, bersenda gurau, apa lagi yang baru ketemuan. Namun sekarang, walau sudah bertatap muka, orang lebih sibuk memainkan gedget berisi media sosial baik chatting Wahtsapp maupun facebook, meski lagi bertatap muka. berlebihan? sebenarnya tidak, sepanjang kita bisa memanfaatknnya dengan baik.

Bermain secara langsung sekarang lewat Pro Evolution Soccer

Jika dulu, masa kecil kita biasanya duduk dan bermain bersama, berlari, menangis, bahkan emosi kerap diperagakan lewat atraksi permainan tradisional yang mengasyikan. Sekarang, kondisi itu sulit ditemukan, anak-anak jaman sekarang lebih memilih bermain game-game cangging seperti Pro Evolution Soccer, atau lainnya yang bisa diakses lewat piranti gadget dan tekhnologi canggih.

Nonton TV Bareng dan YouTube

Menyaksikan TV bersama-sama, adalah satu-satunya cara yang paling sering dilakukan generasi 90-an, disitu kekompakan dan keakraban terlihat, apa lagi saluran yang diakses terbatas. Sekarang, kondisi seperti itu tidak lagi, layanan Youtube maupun video streaming, lebih digemari, itu bisa diakses kapan saja, pilihannya pun beragam dan bisa dinikmati lewat gadget.

Membaca informasi lewat koran vs Aplikasi Berita

Bukan cuma anak-anak, namun pergeseran pola hidup juga dirasakan generasi dewasa yang pernah merasakan hidup di era 80-90an. Misalnya, dalam mengakses informasi, disela-sela mengisi waktu senggang baik di pagi maupun malam hari, dulu koran lebih dipilih menjadi bahan utama dalam mengakses informasi. Sekarang, tradisi memperoleh informasi lewat koran perlahan mulai ditinggalkan, akses informasi mereka lebih memilih lewat gadget dan aplikasi baca berita. Akses via gadget lebih mudah, kontennya pun beragam dan disesuaikan dengan informasi yang hendak dicari.

Beberapa perubahan di atas, setidaknya menjadi gambaran perbedaan tren dan gaya hidup generasi 80-90-an dan sekarang atau yang disebut era generasi digital. So? tinggal bagaimana kita memanfaatkannya tanpa meninggalkan rasa kebersamaan, apa lagi sedang bersama. (redaksi/ist)

jasa website ok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.