by

Garuda Indonesia Benahi 20 Rute yang Merugikan

-Ekbis, Nasional-443 views

TELEGRAFNEWS – Pada kuartal I 2017, rapor PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) banyak angka merah. Perusahaan pelat merah itu mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias rugi bersih sekitar 98,49 juta dollar AS. Padahal, pada dua periode kuartal I sebelumnya, selalu tercetak rapor biru.

Dikutip dari Kompas.com Rapor Garuda Indonesia pada periode kuartal I tersebut sejalan dengan rapor tahunan mereka pada tahun yang sama. Pada tahun 2016 dan 2015, mereka mengantongi laba bersih masing-masing sebesar 8,07 juta dollar AS dan 74,48 juta dollar AS.

Garuda Indonesia menuding, kenaikan harga avtur sebagai penyebab kerugian kuartal I. Harga avtur ini membikin beban operasional mereka membengkak.

Namun avtur bukan satu-satunya penyebab. Garuda Indonesia juga menyebutkan tren industri penerbangan di kawasan Asia Pasifik kompak lesu. Belum lagi tekanan ekonomi membikin daya beli masyarakat terganggu.

Untuk itu Garuda Indonesia berencana mengevaluasi rute domestik maupun mancanegara yang berkontribusi besar terhadap kerugian itu.

Benny S. Butarbutar, Vice President Corporate Communication PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bilang, setidaknya ada 20 rute yang sedang mereka benahi.

Selain Garuda Indonesia akan menerapkan tiga strategi lain. Pertama, mereka akan fokus pada upaya meningkatkan kinerja jangka pendek.

“Selain itu juga ada pengurangan biaya dan peningkatan pendapatan dari Citilink,” kata Benny, Selasa (2/5/2017). (kpc/ist)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed