by

Ditikam Rekan Sekampung, Usus Pria Minut Terburai

TELEGRAFNEWS – Naas menimpa Stevi Kiroyan (20), warga Desa Teep, jaga III, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Usus pria malang ini terburai setelah ditikam CL alias Christo (20-an), warga yang sama. Peristiwa berdarah terjadi tidak jauh dari rumah korban, Minggu (28/5) malam, sekira pukul 20.00 Wita.

Penuturan kerabat korban, sebelum peristiwa itu terjadi, korban yang keseharian bekerja sebagai petani berkunjung ke rumah rekannya tak jauh dari lokasi kejadian. Di rumah itu, korban mengaku sempat menkonsumsi alkohol dan setelah itu dirinya pulang ke rumahnya.

Di perjalanan pulang, korban sempat bertemu dengan salah satu pemuda yang berkunjung di desa tersebut.

“Saat itu korban bertanya kepada pemuda itu, namun lelaki tersebut malah memarahi korban sehingga korban menampar pipi pria tidak dikenal itu,” ungkap kakek korban saat ditemui di depan ruang operasi RSUP Kandou Manado.

Tidak diduga oleh korban, ternyata pria yang ditamparnya, merupakan rekan sepupunya yakni Meksel. Tidak terima temannya dipukuli, perkelahian antara korban Meksel terjadi. disaat korban dan Meksel sedang berkelahi, muncul pelaku Christo sudah dalam kondisi mabuk dan membawa senjata tajam, langsung menikam korban telak di perut kanan.

Akibat luka tikaman tersebut, usus petani itu terburai dan darah segara bercucuran. Setelah melukai korban, pelaku melarikan diri, sementara korban dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga setempat, sebelum dirujuk ke RSUP Kandou Manado dan dalam perawatan medis.

Sementara itu Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto, ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Bripka Jerry Tumundo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Malam itu tim Polsek Dimembe langsung turun di lokasi tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan keterangan dan saksi-saksi, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman,” pungkas Tumundo. (daddy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed