by

Dimulai Dari Tonsea Lama, Bupati JWS Lantik Enam Kumtua

-Minahasa-780 views

TELEGRAFNEWS – Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow melantik enam hukum tua (Kumtua) terpilih pada Selasa (9/5) 2017.

Pelantikan diawali dengan Kumtua Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara Stevanus Impudus, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Petrus Moningka Kumtua Desa Suluan, Kecamatan Tombulu, kemudian Audy Eferd Kindangen Desa Kembes Satu, Kecamatan Tombulu dan Minggus Gerungan Languju Desa Tombuluan, Kecamatan Tombulu, kemudian Johanis Parengkuan Desa Kali, Kecamatan Pineleng dan berakhir pelantikan Kumtua Desa Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng Hengky Tangapo.

Dalam prosesi pelantikan, dilakukan pengambilan sumpah janji jabatan digelar di desa masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan (SK) penetapan pemberhentian pejabat Kumtua dan pengangkatan Kumtua definitif yang dibacakan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Djefry Sumendap Sajow.

Bupati JWS menyampaikan, selamat kepada hukum tua terpilih dan bisa melanjutkan setiap program yang sudah ada serta berupaya menjadikan warga di setiap desa masing-masing ke arah yang lebih baik.

“Atas nama Pemkab Minahasa mengucapkan selamat kepada para hukum tua yang sudah dilantik. Dan kiranya para hukum tua yang terpilih ini bisa menjalankan dan melanjutkan semua program yang sudah disusun untuk menjadikan warga sejahtera ke arah yang lebih baik,” ujar Bupati JWS seraya memberikan apresiasi kepada warga yang sudah memilih.

Ketika terpilih sebagai hukum tua, harus memberikan terbaik dan menyentuh kebutuhan masyarakat dan tahun ini ada banyak anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Untuk itu gunakan anggaran tersebut dengan baik dan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Aturannya hukum tua dapat dipilih kembali selama tiga kali, jika kinerjanya bagus, jadi jaga keteladanan dengan masyarakat dan bina kerjasama yang baik dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten karena kemajuan dan sukses suatu daerah itu berkat kerjasama semua pihak salah satunya Kumtua,” ujarnya.

Kepada masyarakat Bupati JWS menghimbau, untuk bisa menjaga persatuan dan meninggalkan perbedaan.

“Tuhan yang sudah memilih, jadi saya mengajak masyarakat bisa bersatu tanggalkan perbedaan guna kemakmuran masyarakat. Masyarakat pula harus menyikapi dengan baik akan suhu politik yang tengah terjadi di Minahasa,” katanya.

Dikatakannya, tahun ini sudah memasuki tahun politik, jadi jaga baik-baik hubungan antar sesama.

“Kita boleh berbeda tapi jangan saling memarahi, jaga kebersamaan sehingga Minahasa tetap menjadi daerah yang aman, jangan gunakan cara-cara yang tidak baik untuk memfinah atau menjelek-jelekkan orang lain. Masyarakat jangan termakan isu yang memecah-belahkan Minahasa,” kuncinya. (martsindy rasuh)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed