by

Anggota Dekot Bitung Ini Tolak Terima Gaji, Ini Alasannya

-Bitung-732 views

TELEGRAFNEWS – Arus perlawanan terhadap Ketua Dekot Bitung, Laurensius Supit, dalam memimpin institusi ini, digaungkan fraksi partai Nasional Demokrat (NasDem).

‘Pemberontakan’ NasDem, disebabkan Laurensius tak kunjungan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pimpinan, menyangkut penempatan salah satu anggota Dekot dari Partai NasDem Ramlan Ifran, dalam alat kelengkapan dewan (ADK).

Padahal, usulan penempatan  Ramlan Irfan menduduki salah satu jabatan di ADK, sudah dimasukkan fraksi NasDem, sejak tanggal 16 April 2017. Seharusnya, 5 hari pasca dilantik menggantikan Anthonius Supit sebagai anggota Dekot Bitung, sudah harus dikeluarkan SK. Namun, hingga saat ini, SK yang dimaksud belum juga ada, sementara proses konsultasi ke Biro Hukum Provinsi Sulut, sudah dilakukan.

“Saran dari Biro hukum Pemprov Sulut, segera selesaikan persoalan dengan badan musyawarah (Banmus) untuk menyikapi status  saya,” jelas Haji Olan sapaan akrab pria yang dikenal lama berkecimpung sebagai pebisnis kepada Telegrafnews, Jum’at (5/5) 2017.

Ramlan sendiri usai dilantik, dipercayakan NasDem mendudukui Komisi C.  Namun, SK tak kunjung dikeluarkan pimpinan Dekot dalam hal ini ketua. Menyikapi tindakan tersebut, dirinya tidak bersedia menerima gaji selama menjadi anggota Dekot, jika belum menjalankan tugas sesuai tupoksi.

“Bagiamana mau terima gaji, saya sudah dilantik namun secara kelembagaan belum bisa bekerja. Makanya, saya secara pribadi bersedia tidak digaji, sepanjang belum melaksanakan tugas sesuai Tupoksi. Dan penempatan di dalam AKD merupakan instrumen penting sesuai petunjuk partai,” tegasnya. (arham licin)

 

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed