by

Sejak SD, Virgin Jadi ‘Budak’ Seks Kakak Kandung

Korban saat akan di visum. (daddy/telegrafnews)

TELEGRAFNEWS – Perbuatan pria ini boleh dibilang biadab. Pasalnya, lelaki berinisial MK alias Acel (17) warga Kecamatan Singkil harus berurusan dengan pihak kepolisian dengan dugaan kasus cabul terhadap anak dibawah umur.

Hal yang mencengangkan dari kasus ini yakni, pelaku menyetubuhi korban sebut saja Virgin (15) yang tidak lain adalah adik kandungnya sendiri.

Bejatnya lagi, diketahui pelaku meniduri adiknya itu sejak korban masih di bangku SD.

Dan akhirnya, didampingi ayahnya, korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manado untuk melaporkan perbuatan kakak bejatnya itu, Jumat (28/4) 2017 kemarin.

Dihadapan polisi, korban yang kini duduk di kursi SMP ini mengaku telah menjadi objek seks dari pelaku secara berulang-ulang yang sudah tidak diketahui lagi jumlahnya.

Diceritakan korban, ia masih teringat waktu terakhir kali dirinya disetubuhi oleh sang kakak pada Bulan Maret 2017 lalu. Saat itu gadis malang ini sedang berada di rumah.

Ketika kakaknya kembali usai menarik Angkot, pelaku langsung menarik korban ke dalam kamarnya. Langkah mulus pelaku berjalan lancar, sebab, bersamaan dengan itu, ayah mereka tidak berada di rumah karena sedang bekerja.

Saat berada di dalam kamar, pelaku langsung melucuti pakaian korban dan kembali menyetubuhinya.

Seperti biasanya, usai melampiaskan nafsu setannya, pelaku kemudian mengancam korban untuk tidak memberitahukan hal itu kepada orang tua mereka.

Bahkan korban juga mengaku sering diancam akan dibunuh jika hal itu di ketahui oleh pihak keluarga.

Naluri sang Ayah akhirnya tergerak, ketika melihat anak gadisnya yang seperti ketakutan ketika bertemu dengan sang kakak.

Sang ayah langsung menginterogasi korban. Dan dengan berat hati, gadis belia ini akhirnya menceritakan semua yang telah diperbuat oleh kakaknya itu.

Berang dengan perbuatan pelaku yang seharusnya menjadi pelindung bagi adiknya, pria parubaya ini langsung melaporkan perbuatan putranya itu ke Polresta Manado.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini korban sedang diperiksa oleh Unit PPA.

“Kita sedang menunggu hasil visum. Kalau terbukti maka tersangka akan langsung kami tangkap,” tegasnya. (daddy)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed