Jalan Mandala Jadi Prioritas Jelang PON Papua

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS– Menanggapi banyaknya pertanyaan netizen yang persoalkan Jalan Raya Mandala Kepala Balai Pelaksana jalan XXII Merauke Edu Sasarari saat ditemui media ini menjelaskan setiap jalan memiliki usia dan untuk jalan raya mandala memang sudah saatnya di lakukan perbaikan atau perawatan karena telah lebih dari 5 tahun, Senin (9/11)2019.

Menurutnya hal ini juga dalam rangka menyambut Pon Balai yang juga menjadi 2 agenda utama yang harus dicapai salah satunyapeningkatan jalan Raya Mandala yang memang sudah masuk dalam agenda karena usianya yang sudah lewat dan jalan menuju Sirkuit.

Read More

“Untuk diketahui bahwa balai jalan XXII memiliki 2 agenda utama yakni peningkatan jalan utama dalam kota yakni jalan raya mandala dan jalan menuju sirkuit motor, dan untuk saat ini khusus jalan raya mandala hanya sampai jalan parakomando dan tahun depan akan dilanjutkan hingga simpang PGT, dan untuk jalan raya mandala sendiri sesuai umurnya telah melibih 5 tahun sehingga perlu sesegera mungkin di lakukan perbaikan, termasuk trotoarnya,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam melaksanakan tugas Balai Jalan tidak serta merta dapat memperbaiki jalan yang notabenya menjadi kewenangan Pemda dan Provinsi tapi yang menjadi tugas adalah Nasional.

“Tugas kami hanya jalan Nasional sehingga kami tidak bisa melampaui kewenangan kami, pun kalo ada yang bisa kami lakukan perlu adanya dukungan dengan cara perintah daerah menyurat kepada kementrian terkait,sehingga kami bisa membantu,” kata Edu.

Kenapa harus dimulai dari kota Merauke tentu ini juga dalam mempercantik kota Merauke sebagai salah satu Kabupaten yang nantinya mendapat 7 cabor dalam pon ini penting sehingga para atlet yang datang dari daerah lain akan merasa nyaman dengan kota ini.

“Untuk itu sementara peningkatan jalan masih kami fokuskan pada jalan utama yakni jalan Mandala, di samping itu kami mencoba membangun trotoar sesuai yang telah menjadi standar bina marga nasional hal ini tentu akan menjadi kebanggaan masyarakat Merauke, karena dapat menampilkan kota ramah yang modern kepada tamu tamu kita dari daerah lain,” terang edu.

Namun dalam pengerjaannya masih banyak kendala dan tantangan yang di hadapi yakini banyak kabel dan pipa PDAM yang menghambat pengerjaan trotoar ini.

“Yang menjadi kendala kami yakni masih banyak kabel dan pipa di dalam tanah yang membuat team kami harus berhati hati, sehingga kedepan guna menghindarinya perlu ada koordinasi antar pihak2 yg mengunakan kabel bawa tanah fan juga PDAM sehingga kedepan bila ada pemasangan kabel dan pipa seperti dulu perlu ada koordinasi agar saat ada pelebaran jalan pihaknya tidak mengalami kesulitan seperti sekarang,” pungkasnya.

Adapun pihaknya optimis bahwa semua tanggung jawab balai jalan nasional XXII akan rampung sebelum PON 2020 nanti ini terbukti dengan kerja keras yang di tunjukkan pihaknya yang siang malam berupaya menyelesaikan peningkatan jalan raya mandala dan rehap trotoar.

(Gilang Harry)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.