by

Wow…APBD 2019 Kabupaten Tolitoli Alami Defisit 12 Miliar Rupiah

TELEGRAFNEWS – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Tolitoli Tahun 2019 defisit. Tidak tanggung tanggung, pemerintah kabupaten yang dipimpin oleh Mohammad Saleh Bantilan dan Abdul Rahman kini memiliki hutang sebesar Rp.12 Miliar.

“Dipenghujung masa jabatan bupati dan wakil bupati, kita defisit anggaran sebesar 12 miliar rupiah. Ini adalah sebuah kegagalan pemerintahan Sabar (Saleh Rahman),” kata Okta Pertuak, ketua LAKRI Tolitoli, Selasa (22/10)2019.

Menurut Okta, pemerintahan dibawah pimpinan Saleh Bantilan tidak pernah mengoptimalkan sumber daya alam yang ada untuk menopang pendapatan daerah.

“Jika SDA kita optimalkan, defisit tidak akan terjadi, karena pemerintah Tolitoli selama ini tidak punya program yang jelas mau dibawa kemana daerah ini kedepan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, Anggota DPRD Tolitoli dalam pembahasan APBD tahun 2020 lebih teliti dan fokus kebelanja yang jelas.

“Semoga pembahasan APBD 2020 lebih fokus mengisi pos anggaran yang memang menjadi kebutuhan. Bukan anggaran dihambur hamburkan untuk kepentingan plesir atau yang tidak bermanfaat sehingga menyebabkan kebocoran APBD lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu rekanan pemerintah daerah kabupaten Tolitoli yang identitasnya sengaja tidak dipublish mengungkapkan hingga kini proyek yang dikerjakan perusahaannya sudah rampung namun belum terbayarkan.

“Ada beberapa proyek kami yang sudah selesai dikerjakan. Tapi pemda belum bayar karena alasan belum ada anggaran. Padahal kami sudah mengeluarkan modal yang tidk besar untuk membiayai proyek tersebut,” katanya.

Sementara itu Sekertaris Daerah kabupaten Tolitoli beberapa kali di hubungi oleh media ini tidak ada jawaban hingga berita ini dipublish

(Armen Djaru)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed