by

Yuscardi, Warga Lembeh Selatan Tewas Ditikam

-Hukrim-2,690 views

TELEGRAFNEWS -Yuscardi Salasa (21) warga kecamatan Lembeh Selatan kota Bitung ditikam usai acara dan meninggal dunia meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Dr. Wahyu Slamet kota Bitung, Jumat (13/09)2019 dini hari.

Peristiwa penikaman itu terjadi ketika korban bersama 5 temannya sedang berada di sebuah acara syukuran warga di kelurahan Pancuran, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung yang menggunakan musik organ tunggal.

Di lokasi acara tersebut korban bertemu dengan GL alias Giovani (17) bersama 7 orang temannya yang kebetulan mereka adalah warga sekitar tempat acara sambil menikmati minuman keras (miras) yang disediakan oleh tuan rumah.

Lamanya acara berlangsung hingga lepas tengah malam dan ketika acara hiburan hendak ditutup, tiba-tiba entah apa yang terjadi diantara mereka saat berpamitan pulang Giovani yang sudah dalam pengaruh alkohol kemudian memukul salah satu teman korban yang selanjutnya terjadi aksi saling jotos antara korban bersama temannya dengan Govani cs.

Dalam perkelahian tersebut salah seorang teman Giovani terjatuh yang selanjutnya didekati oleh korban yang tak lama kemudian muncul dari belakang Govani dengan pisau badik yang digenggamnya kemudian menikam bagian belakang tubuh korban, akibatnya korban tergeletak di jalan dan tak sadarkan diri.

Melihat korban yang sudah tidak berdaya, Giovani bersama 7 temannya selanjutnya pergi meninggal korban terkapar bersimbah darah di tempat kejadian perkara.

Kapolsek Lembeh Selatan Iptu Reymond Sendewana, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Saat ini GL sudah kami amankan bersama barang bukti sajam untuk kepentingan proses penyidikan lanjut,” jelasnya.

Sandewana juga menambahkan dirinya juga telah mengambil keterangan para saksi mata termasuk 7 teman Giovani yang saat ini sudah berada di Mapolsek Lembeh Selatan untuk dimintai keterangan.

“Adapun motif dari kasus penikaman ini dugaan sementara akibat pengaruh minuman alkohol selanjutnya terjadi perselisihan diantara mereka yang berujung pada perkelahian dan penikaman terhadap korban namun kasus ini masih akan terus kami dalami,” terangnya.

(Ical)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed