by

Perusak Baliho Peserta Pemilu Terancam Penjara

TELEGRAFNEWS – Pihak-pihak yang didugasecara sengaja melakukan perusakan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) partai politik, calon anggota legislatif, dan calon presiden pada Pemilu 2019, bisa dipidana dengan ancaman kurungan penjara dua tahun.


Berdasarkan hal itu, Ketua KPU Kota Bitung melalui Ketua Devisi SDM dan Parmas Iten Konjongian menyesalkan perusakan APK salah satu Parpol yang difasilitasi KPU di Kelurahan Pakadoodan, Senin (14/1)2019dini hari tadi.


” Ini harus ditindak, karena APK yang difasilitasi KPU menggunakan anggaran negara,” ungkap Kojongian.
Sedangkan Jacky Ticoalu sangat menyayangkan kejadian perusakan APK milik partai yang dipimpinnya tersebut.


” Kami partai Demokrat tidak pernah membangun permusuhan dengan siapa pun, apalagi dengan parpol lain,” Katanya saat ditemui Telegrafnews.co disalah satu Warkop dibilagan pusat kota Bitung.


Ticoalu menambahkan bahwa, Partai Demokrat telah melaporkan aksi vandalisme tersebut ke Bawaslu Kota Bitung.


” Kami sudah melaporkan ke Bawaslu Kota Bitung untuk ditindaklanjuti. Agar kedepan tidak ada lagi oknum yang berani melakukan aksi serupa,” jelasnya.


Pimpinan Bawaslu Kota Bitung Zulkifli Densi membenarkan bahwa, laporan dari Partai Demokrat telah diterima dan diminta melengkapi sesuai Perbawaslu dengan batas waktu 3 hari pasca dimasukkannya laporan tersebut.


” Laporan sudah diterima, kemudian diberi waktu tiga hari untuk melengkapi sesuai Perbawaslu 7 Tahun 2018 Tentang penanganan pelanggaran,” ungkap Zuldensi sapaan akrab Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Bawaslu Kota Bitung ini.(ARHAM LICIN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed