by

Kecewa, Ahli Waris di Pateten Satu Pertanyakan Dasar Perhitungan Appraisal

-Berita Utama-2,206 views

TELEGRAFNEWS – Warga Pateten Satu, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung merasa perhitungan appraisal ganti kerugian jalan Tol Manado-Bitung tidak jelas dan tidak adil.
Bagaimana tidak, tanah mereka yang akan dilalui jalan tol hanya dihargai 600-800 ribu permeter.


” Pateten Satu harga permeter hanya 600-800 ribu rupiah. Sedangkan tanah di Kakenturan dihargai 1,5 juta permeter,” ungkap Ernawati Kasim salah satu ahli waris  kepada Telegrafnews.co, Kamis (17/1)2019.


Erna yang ditemui disela sela aksi unjuk rasa ahli waris menambahkan, tanah miliknya seluas 182 meter persegi dengan bangunan rumah permanen tiga kamar yang berdiri diatasnya hanya dihargai 339 juta rupiah.


“Tanah saya dihargai 229  juta dan bangunan  110 juta rupiah,” jelasnya.
Yang membuat warga Pateten Satu kian tak puas adalah, saat sosialisasi pihak appraisal dan tim PPK jalan tol   pernah menyampaikan kepada masyarakat ahli waris saat sosialisasi bahwa, Kakenturan saja bisa mencapai 1,5 Juta permeter, apalagi Pateten Satu yang notabene adalah pintu A Tol Manado – Bitung.


” Dan yang menjadi lebih mengecewakan pernyataan appraisal dan tim jalan tol saat sosialisasi yang mengatakan Kakenturan saja bisa dapat 1,5 Juta permeter pasti Pateten Satu lebih besar,” pungkasnya dengan nada kecewa.(ARHAM LICIN)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed