by

Pertanyakan Pengancaman Senpi, Koalisi LSM Ditolak Kapolda Sulut

TELEGRAFNEWS – Kasus pengancaman yang dilakukan oknum pengusaha berinisial AN, terhadap sejumlah warga di lorong Passo, jalan siswa, Kecamata Sario, Kota Manado pada akhir September lalu, berbuntut panjang.

Senin (2/10) 2017, sejumlah massa yang tergabung dalam beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mapalus dan dimotori LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), menyambangi Polda Sulut.

Tiba sekira pukul 10.00 WITA, kedatangan ormas gabungan itu, dengan maksud mempertanyakan kejelasan kasus pengancaman menggunakan senjata api (Senpi) malah ditolak Polda Sulut.

Ketua LSM GMBI Wilter Sulut, Howard Hendrik Marius, kepada wartawan mengatakan, kedatangan 20-an ormas di Sulut ke Polda bukan untuk anarkis namun dengan niat baik guna menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita sudah buat janji dengan Kapolda, namun ketika tiba disana kami malam tidak diterima oleh Kapolda, ada apa ini? harusnya ada kejelasan,” kata Marius dengan nada kesal.

Marius berharap, ada keterbukaan dari pihak Polda dalam menangani kasus ini, sebab yang menjadi korban pengancaman itu ada oma-oma, ibu-ibu bahkan anak-anak.

“kami harap Kapolda jangan main mata dan memalukan institusi Polri dalam penanganan kasus,” cetusnya. (redaksi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed